Liputan6.com, Jakarta: Ledakan dua bom di Pos Polisi Poso, Senin (22/10) pagi, sempat menimbulkan kecemasan bagi warga, khususnya pihak sekolah SMK Gereja Kristen yang jaraknya berdekatan dengan lokasi kejadian. Untuk itu, pihak pengelola sekolah memutuskan meliburkan siswa-siswinya.
Ratusan pelajar SMP dan SMK Gereja kristen tersebut terpaksa membatalkan ikut upacara bendera dan kegiatan belajar mengajar. Menurut Kepala Sekolah SMK Gereja Kristen, Roslian Gugu, ledakan bom dua kali itu terdengar hingga radisu tiga kilometer.
"Ledakan bom itu memang sempat membuat panik siswa. Meski sasat itu kegiatan belajar mengajar belum dimulai," tutur Roslian, Senin (22/10). Libur sekolah tersebut ternyata juga diterapkan oleh hampir sekolah di seluruh Kota Poso dengan alasan keamanan. (ALI/ARI)

