Quetta, Pakistan (AFP/ANTARA) - Sedikitnya delapan orang tewas dan lebih dari 20 orang terluka setelah bom yang dikendalikan dari jarak jauh meledak di luar sebuah madrasah orang Pakistan (sekolah agama) di wilayah sengketa barat daya Quetta, menurut pihak kepolisian.
Bom tersebut diledakkan dari luar pintu sekolah Islam Sunni saat sedang dilangsungkan sebuah upacara kelulusan, menurut pihak kepolisian kepada wartawan.
Dokter Mohammad Haider dari rumah sakit umum yang dikelola pemerintah mengatakan tiga orang anak laki-laki turut tewas dalam kejadian tersebut.
"Ada delapan orang yang tewas dan lebih dari 20 mengalami luka-luka," menurut petugas polisi Hamid Shakeel kepada AFP."Bom tersebut adalah bom yang dikendalikan dari jarak jauh."
Quetta adalah ibu kota provinsi Baluchistan, yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan.
Kejadian tersebut berasal dari militan Islam yang dikaitkan dengan Taliban, kekerasan sekte antara mayoritas Sunni dan minoritas Syiah dan sebuah kelompok pemberontak separatis. (da/ik)


Yahoo! OMG