Damaskus (AFP/ANTARA) – Dua ledakan terjadi di dekat markas besar staf umum militer yang berada di jantung Damaskus pada Rabu pagi, menurut laporan televisi pemerintah, tanpa memberikan keterangan mengenai ada tidaknya korban.
Ledakan itu memicu sebuah kebakaran di ibu kota Suriah yang dijaga ketat, distrik administrasi Umayyad Square, ungkap televisi tersebut.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa dua ledakan itu terjadi hanya dalam jeda waktu 15 menit, dan terpisah beberapa ratus meter dari markas staf tersebut.
“Gumpalan besar asap terlihat mengepul di daerah itu dan beberapa jendela hancur pada jarak ratusan meter jauhnya,” ujar kepala Observatorium tersebut, Rami Abdel Rahman, kepada AFP, mengutip pernyataan beberapa aktivis yang berada di lapangan.
Pengawas yang berbasis di Inggris itu mengatakan bahwa senjata api otomatis terdengar setelah ledakan itu terjadi, saat bentrokan meletus dengan pasukan keamanan. (ai/pt)


