Legislator: Segera Tuntaskan Beban Utang Masa Lalu

  • SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    Tempo
    SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini melantik mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Chatib Basri, menjadi Menteri Keuangan yang baru. Chatib menggantikan Agus Martowardojo yang akan menempati posisi baru sebagai Gubernur Bank Indonesia. 

  • Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    Tempo
    Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan bahwa ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pengganti Chatib Basri harus bisa mengerti pembuatan lapangan kerja harus datang dari modal dalam negeri dan luar negeri.

  • Pemerintah Minta Freeport Stop Produksi Sementara  

    Pemerintah Minta Freeport Stop Produksi Sementara  

    Tempo
    Pemerintah Minta Freeport Stop Produksi Sementara  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan telah meminta agar aktivitas produksi di PT Freeport Indonesia dihentikan untuk sementara. Secara otomatis, sejak insiden Big Gossan 14 Mei lalu, pihak perusahaan memang telah melakukan penghentian operasi produksi, namun pemerintah kemudian meminta secara resmi.

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Firdaus berpendapat, pemerintah harus segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan utang di masa lalu agar tidak terus membebani rakyat saat ini dan masa yang akan datang.

"Misalnya bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang memicu ketidakadilan dan memiskinkan rakyat Indonesia. Setiap tahun uang pajak rakyat terus terkuras sedikitnya 60 triliun rupiah untuk membayar bunga utang yang jatuh tempo pada 2033 itu," ujar Firdaus di Jakarta, Jumat.

Saat ini utang Indonesia mendekati Rp2000 triliun rupiah dan pemerintah berencana menarik utang baru gross sekitar Rp300 triliun rupiah pada tahun ini.

Dengan nilai produk domestik bruto (PDB) sekitar Rp7.400 triliun, rasio utang sudah mendekati 25 persen dari batas ketentuan 30 persen dari PDB.

"Kewajiban pembayaran bunga utang sekitar 150 triliun rupiah setahun dan pemerintah harus membayar cicilan utang jatuh tempo dengan menarik utang baru. Hampir setiap tahun utang pemerintah Indonesia terus bertambah dan tidak berkurang," katanya.

Terkait dengan hal itu, ia menyarankan pemerintah agar terus melakukan langkah-langkah strategis guna menciptakan rasa keadilan bagi rakyat Indonesia dengan menuntaskan kasus utang eks BLBI dan berbagai kasus utang lainnya yang terkait dengan keuangan negara.

Sehingga, ia menambahkan, penyelesaian kasus-kasus tersebut dapat mengurangi defisit anggaran belanja negara setiap tahunnya.

"Tahun 2013 saja defisit anggaran pemerintah akan mencapai 1,3 sampai dengan 1,9 persen dari PDB. Jadi sepertinya tidak ada perbaikan dalam pengelolaan keuangan negara tersebut," kata legislator dari dapil Jawa Timur 2 itu.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa ketergantungan pemerintah terhadap utang juga sudah harus di minimalisir, dikurangi atau di stop sama sekali sehingga bangsa ini dapat mandiri dan bermartabat di mata dunia.

Langkah efektif yang harus dilakukan pemerintah adalah melakukan efisiensi di berbagai kementerian/lembaga dalam hal penggunaan anggaran negara sesuai dengan skala prioritas kebutuhan bukan keinginan serta pemerintah harus memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan mengelolanya secara profesional.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat