Penghargaan buat SBY

Legislator: Semua Pihak Harus Hormati Keputusan FIFA

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Rohmani, yang membidangi olah raga, pendidikan, budaya dan pariwisata, meminta semua pihak menghormati keputusan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait kepengurusan PSSI.

"Keputusan Komite Eksekutif FIFA menegaskan hanya mengakui PSSI hasil kongres Solo pada Juli 2011, yang memutuskan Djohar Arifin sebagai ketua umum," katanya di Jakarta, Rabu.

Jadi, ketika keputusan FIFA ini keluar, maka segala polemik tentang kepengurusan PSSI telah selesai. Apa yang diputuskan oleh FIFA itu yang benar, tambahnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah harus tegas terhadap pihak-pihak yang tidak mematuhi keputusan FIFA.

"Kalau perlu pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pihak-pihak yang ingin merusak sepak bola nasional," katanya menegaskan.

Rohmani mengatakan keputusan FIFA itu harus dihormati semua pihak demi kepentingan masa depan sepak bola di Tanah Air, dan tidak perlu lagi memperdebatkan hal tersebut.

Sekarang, menurut dia, yang terpenting adalah bagaimana semua pihak peduli terhadap sepak bola dengan memperbaiki kondisi yang ada.

Terkait dengan keputusan FIFA tersebut, anggota Fraksi PKS itu meminta pihak yang selama ini berseberangan dengan pengurus PSSI Djohar Arifin untuk segera melakukan rekonsiliasi.

"Pihak-pihak yang terkait dengan sepak bola seperti klub, Pengprov, PSSI, pemain dan pelatih untuk bersedia melakukan rekonsiliasi. Karena PSSI yang diakui FIFA, itu sudah jelas," katanya.

Kepada PSSI Rohmani meminta untuk mengakomodasi dan menerima masukan dari semua pihak. "Kepentingan masa depan sepak bola nasional harus diutamakan," katanya. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.