Perang Lawan Geng Motor

Li dan Morita Pimpin Perjuangan Petenis Asia di Wimbledon

London (AFP/ANTARA) - Petenis China Li Na serta Ayumi Morita dari Jepang, memimpin perjuangan petenis Asia di turnamen tenis Wimbledon dan membukukan kemenangan meyakinkan pada putaran pertama, Senin.


Li merupakan petenis Asia pertama yang memenangi turnamen Grand Slam ketika mengangkat piala Prancis Terbuka pada 2011 dan pemain berusia 30 tahun itu berusaha mengulang suksesnya pada turnamen yang berlangsung di All England Club tahun ini.


Setelah menjalani turnamen tanah liat yang membuatnya frustrasi, termasuk ketika kandas di putaran keempat Prancis Terbuka, petenis peringkat 11 dunia itu kelihatan mengawali permainannya dengan baik di Wimbledon.


Ia tampil terlalu kuat bagi Ksenia Pervak dari Kazakhstan dan mengalahkan pemain berusia 21 tahun itu dengan angka 6-3, 6-1 kurang dari satu jam di Court 12 dan selanjutnya bertemu dengan pemain dari Romania, Sorana Cirstea, yang mengalahkan pemain Prancis, Pauline Parmentier.

Kombinasi pengalaman dan kekuatan pukulan yang dimiliki Li kelihatan terlalu menyusahkan pemain nomor 41 dunia Pervak, yang juga dikalahkannya di Australia Terbuka tahun ini.


Setelah sempat saling tukar pukulan, Li melancarkan pukulan keras membuat angka menjadi 5-3, sebelum melancarkan servis untuk meraih kemenangan pada set pertama.


Pemain bintang dari China itu dengan cepat mengontrol permainan pada set kedua dan memimpin 2-1 pada awalnya sebelum mematikan dua bola lawan dan memenangi laga dengan mudah.


Di saat Li sedang fokus untuk meraih gelar dalam turnamen itu, pemain berusia 22 tahun, Morita, merasa gembira karena maju ke putaran kedua untuk pertama kalinya dalam lima kunjungannya ke turnamen tenis Wimbledon.


Morita kalah pada putaran pertama dalam tiga dari empat penampilan sebelumnya, tetapi kali ini ia memperbaiki penampilannya ketika berhadapan dengan petenis dari Australia, Jarmila Gajdosova, dan unggul 6-4, 6-3 pada laga di Court 14.


Morita, yang belum pernah melewati putaran ketiga dalam turnamen Grand Slam, selanjutnya akan berhadapan dengan unggulan ke-30 dari China, Peng Shuai, yang harus berjuang keras sebelum membungkus kemenangan atas pemain kualifikasi dari Polandia Sandra Zaniewski 6-2, 6-7 (3/7), 6-3.


Peng (26) maju ke putaran keempat di tempat sama tahun lalu, tetapi ia harus berjuang keras pada turnamen besar 2011 -- gagal melewati babak ketiga baik di Australia mau pun di Prancis Terbuka dan kini ia lolos setelah melewati tekanan Zaniewski.


Pemain Taiwan Hsieh Su-Wei merayakan penampilan pertamanya di Wimbledon dengan kemenangan 6-2, 6-4 atas pemain "wildcard" dari Prancis, Virginie Razzano.

Razzano pernah mengejutkan Serena Williams pada putaran pertama Prancis Terbuka bulan lalu, tetapi pemain berusia 26 tahun Hsieh berhasil melakukan tekanan sehingga lawannya tidak berkutik.


Hsieh selanjutnya akan bertemu dengan pemain dari Prancis Stephanie Foretz Gacon, dalam usaha pemain peringkat 62 dunia itu maju ke putaran ketiga untuk perteama kalinya di tempat itu.


Rekan senegara Hsieh, Chang Kai-Chen, tampil untuk kedua kalinya di Wimbledon, kandas pada putaran pertama, ketika pemain berusia 21 tahun itu dikalahkan 6-1, 6-2 oleh Andrea Hlavackova dari Republik Ceko.


Petenis veteran dari Thailand, Tamarine Tanasugarn, menikmati kenangannya ketika maju ke perempat final 2008, tetapi kini pemain berusia 35 tahun itu dalam pertandingan ke-16 di Wimbledon, kalah di tangan petenis dari Georgia, Anna Tatishvili, dengan angka 6-4, 6-2.


Pemain berusia 21 tahun dari Jepang, Misaki Doi, yang masuk undian sebagai "lucky loser" -- yang maju ke putaran 32 besar dalam debutnya di Wimbledon tahun lalu --kalah 7-5, 6-3 atas Arantxa Rus dari Belanda.


Di bagian putera


Di bagian tunggal putera, pemain dari Taiwan Lu Yen-Hsun -- yang sempat dengan mengejutkan mengalahkan finalis Andy Roddick di tempat sama pada 2010 -- kalah 4-6, 6-3, 6-4, 6-2 ketika berhadapan dengan pemain dari Amerika Ryan Harrison, sehingga hilang peluangnya untuk bertemu dengan pemain nomor satu dan juara bertahan Novak Djokovic di putaran kedua.


Pemain dari Taiwan, Jimmy Wang, peringkat rendah urutan ke-207 dunia, dengan hebat bertarung sebelum kalah 7-6 (7/3), 6-4, 7-5 atas peringkat ke-17 dari Spanyol, Fernando Verdasco.(rr)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.