Perang Lawan Geng Motor

Lima Desa Di KKU Krisis Air

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM  KETAPANG,-Kemarau yang terjadi selama satu bulan terakhir, membuat lima desa di Kecamatan Teluk Batang Utara, Kabupaten Kayong Utara dilanda krisis air bersih.

Kelima desa yang dilanda krisis air bersih itu adalah Desa Kalimas , Pelang ,  Parit Jali, Mas Bangun dan Desa Paket. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terpaksa harus membeli dari pedagang keliling, yang dijual Rp 5000 perjerikennya.

Kondisi ini tentu saja memberatkan warga, apalagi tidak lama lagi memasuki lebaran. Tingginya kebutuhan air bersih membuat warga terpaksa menghemat kebutuhan air. Sumur-sumur milik warga yang masih memiliki airpun kini sudah tidak dapat diharapkan lagi. Karena, air sumur yang ada sudah keruh dan asin.

"Selama ini kami tidak pernah mengunakan air dari sumur  untuk kebutuhan sehari-hari, karena air dalam sumur itu asin, " ujar Fatimah warga Kalmias melalui sambungan selulernya Minggu (5/8).

Tamrin (50) Warga lainya juga mengungkapkan hal serupa, menurutnya, selama ini untuk kebutuhan air bersih atau minum warga mengandalkan air hujan,untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, namun memasuki musim kemarau ini warga begitu kesulitan mendapatkan air bersih karena hujan tak kunjung turun.

 ‘’Setiap tahunya kami selalu kesulitan mendapatkan air bersih,sementara bantuan air bersih dari pemerintah belum ada, kami selalu mengambil air bersih dari pengunungnan yang jaraknya begitu jauh,’’Ujarnya. (ali)

Baca  Juga   :

  • WC Dihuni Makluk Halus, Siswi SMAN Larantuka Kerasukan 4 menit lalu
  • Gagal Jadi TNI AU, Rp 15 Juta Melayang 16 menit lalu
  • Zaenal Bintang: Kemajuan Makassar Modal Ilham 37 menit lalu
  • Tim Advokasi IA Soroti Pemprov Soal DP4 53 menit lalu
  • Gara-gara Video Porno, Pemuda Wolomare Cabuli Enam Murid SD 59 menit lalu
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat