Baghdad, 27.5 (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Lima orang tewas dan empat lainnya terluka pada Sabtu dalam serangan bom dan serangan tembak di Irak, kata polisi.
Di provinsi utara Irak Niniwe, tiga tentara tewas ketika sebuah bom pinggir jalan meledak di dekat mobil patroli mereka di daerah Badosh, di barat ibu kota Provinsi Mosul, sekitar 400 Km utara Baghdad, kata sumber polisi provinsi yang tak bersedia disebut namanya kepada Xinhua.
Di dekat Baghdad, tembakan-tembakan meletus di kota Tarmiyah, sekitar 30 Km utara Baghdad, ketika orang-orang bersenjata menyerang mobil pemimpin kelompok Dewan Kebangkitan yang mendukung pemerintah, kata sumber Kementerian Dalam Negeri yang juga minta tak disebut jatidirinya.
Bentrokan tersebut mengakibatkan tewasnya dua penyerang dan melukai salah satu pengawal pemimpin kelompok, kata sumber itu.
Kelompok Dewan Kebangkitan, yang juga dikenal sebagai gerakan Putra Irak atau Sahwa, terdiri sebagian besar kelompok pemberontak militan Sunni anti-AS, yang ternyata berbalik angkat senjata mereka untuk memerangi jaringan Al Qaida setelah pemimpin Sahwa menjadi cemas dengan kebrutalan Al Qaida dan kefanatikan agama di negara ini.
Di provinsi timur Irak Diyala, seorang perwira tentara dan seorang prajurit cedera ketika orang-orang bersenjata menyerang patroli mereka di kota Maqdadiyah, sekitar 100 Km sebelah timurlaut Baghdad, kata satu sumber polisi provinsi juga tak bersedia disebut namanya.
Dalam insiden terpisah, seorang pemuda terluka ketika sebuah bom pinggir jalan meledak di dekat rumahnya di kota Jalawlaa, sekitar 130 Km sebelah timurlaut Baghdad, kata sumber itu.
Kekerasan masih sering terjadi di kota-kota Irak meskipun terjadi penurunan dramatis sejak puncaknya pada 2006 dan 2007 ketika negara itu dilanda pembunuhan sektarian.(rr)

