LIPI: Pengangguran Sebabkan Posisi Buruh Lemah

  • Pesawat Lion Jt0535 Belum Bisa Diterbangkan

    Antara

    Solo (ANTARA) - Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT0535 jurusan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, belum bisa diterbangkan karena kerusakan mesin hingga berita ini dibuat pada hari Minggu pukul 18.18 WIB. Pesawat itu semestinya terbang menuju Jakarta pada 13.25 WIB namun rusak sesaat sebelum lepas landas dan kembali ke apron untuk diperbaiki hingga dibawa ke hanggar. Setelah diperbaiki beberapa jam, pada pukul 17.10 WIB, penumpang

  • Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Tempo
    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    TEMPO.CO, Jakarta - Bahan bakar gas yang diperkenalkan sejak 25 tahun silam menjadi tidak populer lantaran pemberian subsidi pada bahan bakar minyak (BBM). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Edy Hermantoro, memperkirakan dari 35,5 juta standar kaki kubik (million standard cubic feet per day/mmscfd) atau 1.150 liter setara premium gas yang disediakan per hari, tak semuanya diserap.

  • Dahlan: Tol Sumatera akan Dongkrak Perekonomian Jambi

    Dahlan: Tol Sumatera akan Dongkrak Perekonomian Jambi

    Antara
    Dahlan: Tol Sumatera akan Dongkrak Perekonomian Jambi

    Jambi (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pembangunan jalan tol Sumatera akan mendongkrak perekonomian di kawasan Sumatera, termasuk Provinsi Jambi. "Dengan adanya ekses jalan tol, secara otomatis ekonomi akan tumbuh. Begitu juga dengan Provinsi Jambi, pertumbuhan ekonominya akan luar biasa karena akses jalan tol ini bersingungan juga dengan Jambi," katanya. Pernyataan itu disampaikan Menteriu BUMN saat berdialog dengan pengusaha dan warga Tionghoa Jambi di Jambi, Sabtu malam

Jakarta (ANTARA) - Bertambahnya tingkat pengangguran karena ledakan penduduk usia kerja telah melemahkan posisi tawar buruh ketika berhadapan dengan kelompok pengusaha dan negara, kata Koordinator Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bidang Kependudukan Laila Naqib.

"Pasar tenaga kerja kita saat ini berkarakteristik `over-supply`, sehingga pengusaha akan dengan mudah memberhentikan buruh menuntut hak-hak yang dianggap berlebihan," kata Laila di Jakarta, Selasa.

Jumlah pencari kerja jauh lebih banyak dibanding lapangan kerja yang tersedia, menurut Laila membuat para pengusaha bisa mencari pengganti buruh yang diberhentikan dengan cepat.

"Para penganggur yang mencapai 7,7 juta di negara ini akan siap menggantikan posisi buruh yang dianggap pengusaha menuntut terlalu banyak," kata Laila.

Peneliti LIPI lain Titik Handayani memperkirakan jumlah penduduk usia kerja di Indonesia sampai saat ini mencapai kurang lebih 70 juta orang.

Sebab lain dari lemahnya posisi buruh menurut Titik adalah kebijakan pasar kerja yang fleksibel dari pemerintah. Model kebijakan tersebut menurut Titik adalah pengurangan peran negara dalam mengatur bekerjanya pasar kerja (termasuk penciptaan kesejahteraan) yang lebih banyak diserahkan pada mekanisme pasar.

"Akibatnya, pengguna tenaga kerja memiliki kekuasaan sangat bebas dalam perekrutan pekerja dengan jumlah dan kuantitas diinginkan, penentuan status kerja, penentuan tingkat upah, dan pemberhentian hubungan kerja," kata Titik.

Sebelumnya, organisasi pekerja PBB International Labour Organization (ILO) dan LIPI mengatakan bahwa posisi buruh di Indonesia lemah meskipun negara ini sudah meratifikasi Konvensi ILO No. 87 tentang Kebebasan Berserikat setelah reformasi dan sudah terdapat Undang-Undang No. 2 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Penyebab lemahnya posisi buruh tersebut, selain karena `over-supply` tenaga kerja, menurut ILO dan LIPI adalah karena konflik internal diantara serikat pekerja/serikat buruh yang jumlahnya menurut data dari ILO mencapai 11.000 di seluruh Indonesia.

Konflik buruh dengan pengusaha dan/atau pemerintah pada 2010 lalu menurut catatan ILO mencapai 612 kasus yang berujung pada 192 pemogokan dan melibatkan 125.784 pekerja. Akibat pemogokan itu, 812.131 jam kerja hilang.

Para pekerja akan merayakan hari buruh pada 1 Mei mendatang. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat