Perang Lawan Geng Motor

Lokasi Bentrok TNI-Warga Dibersihkan

Liputan6.com, Malang: Kesunyian melingkupi kantor Pusat Koperasi Primer Angkatan Darat di Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hanya segelintir warga yang muncul untuk membersihkan lokasi dari potongan bambu dan kertas yang berserakan sisa bentrokan sehari sebelumnya.

Sebelumnya, warga Desa Harjokuncaran terlibat bentrok fisik dengan tentara Angkatan Darat. Mereka saling baku hantam, baik dengan tangan, kaki, atau kayu. Pemicu bentrokan adalah tindakan tentara mencabut patok dan segel yang dipasang warga di Kantor Puskopad Kodam V Brawijaya yang berada di lahan sengketa [baca: Patok Dicabut, Warga dan Tentara Bentrok]

Tentara juga merobohkan spanduk replika surat dari Komnas HAM. Setelah mencabuti patok dan merobek surat Komnas HAM, tentara kembali memasang papan nama dan menegaskan tanah yang diklaim warga itu adalah milik TNI Angkatan Darat. Dalam bentrokan itu, sedikitnya lima warga terluka.

Kendati ada tentara yang terluka dalam bentrokan, warga mengaku tidak takut. Mereka akan tetap mempertahankan lahan yang disebut sebagai hak milik warga. "Tidak takut. Kenapa mesti takut," kata Baidlowi, warga Harjokuncaran.(ULF)