London Punya Ikon Wisata Baru

Ghiboo.com - Setelah 12 tahun lamanya dalam tahap pembangunan, kini gedung tertinggi di kota London, Inggris, Shard Tower resmi beroperasi hari ini, (Jumat, 6/07). Dalam pembukaannya, cahaya spektakuler dan pertunjukan laser menerangi langit malam kota London.


Gedung setinggi 310 meter ini sepenuhnya terbuat dari 11.000 panel kaca, atau setara dengan luas delapan lapangan sepak bola dengan bentuk kerucut, dan dapat menampilkan pemandangan 360 derajat. Bahkan gedung ini diklaim sebagai gedung tertinggi di Eropa Barat.


Banyak kalangan memperkirakan gedung ini akan menjadi landmark terbaru kota London, menggeser pesona Big Ben yang pada bulan lalu berganti nama menjadi Big Liz.


"Inilah wajah baru kota London, dan kami berharap Shard dapat menarik wisatawan untuk berkunjung," ujar Irvine Sellar, pengembang Properti Sellar seperti dilansir Smh, Jum'at (6/07).


Shard Tower dirancang oleh Renzo Piano, arsitek berkebangsaan Italia. Gedung ini berdiri tepat di sebelah selatan Sungai Thames, dan dekat dengan Katedral St Paulus dan Gedung Parlemen Inggris.


Piano mengemukakan gedung ini mampu menampung kapasitas 12.000 orang. Didalamnya terdapat hotel bintang lima, restoran mewah, beberapa ruangan kantor, dan toko.


"Gedung ini ibarat kota vertikal yang mampu menghadirkan segalanya," tambah Piano.


Pada tahun 2007, pembangunan Shard Tower sempat tertunda akibat krisis. Dan pada tahun 2009, pembangunan gedung ini kembali berjalan dengan dibiayai oleh perusahan Qatar dan menghabiskan dana sekitar 1.5 miliar poundsterling.


Namun keberadaan gedung ini mendapat sambutan dingin oleh warga London. Bahkan beberapa media di Inggris menyebut bangunan tersebut sebagai "oligarchitecture".


Media lainnya menuduh bangunan kaca ini hanya merusak pemandangan menara abad pertengahan London dan Katedral St Paulus Baroque yang pernah mendominasi langit London.


"Tidak ada masyarakat lokal didalamnya. Beberapa apartemen di atas akan menjual untuk jutaan poundsterling di wilayah di mana ada banyak kemiskinan disekitarnya," kata seorang pekerja kantor yang tinggal di dekat Shard, Lee.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.