Perang Lawan Geng Motor

Lookout: Aplikasi Android Gratisan Rawan Pembajakan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kebiasaan para pengguna telepon seluler bersistem operasi Android mengunduh aplikasi gratis memicu pembajakan pada perangkat-perangkat mereka, demikian disebut perusahaan keamanan ponsel pintar, Lookout.

Direktur Teknik Lookout, Kevin Mahaffey sebagaimana dikutip CNET, mengatakan sekitar lima persen dari semua aplikasi gratis memiliki iklan spam yang dapat menyebarkan informasi pribadi ke pihak ketiga.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco itu mengembangkan aplikasi yang memindai aplikasi lain dan memberitahu pengguna ponsel pintar akan aplikasi yang berbahaya.

"Sistem operasi Android adalah Wild West, dan baik, buruk, dan jelek semuanya hadir sekaligus," sebut CNET.

Sisi baik Android adalah pengembangan aplikasi kreatif yang sebagian serius dan sistem operasi sumber terbuka yang memungkinkan inovasi-inovasi.

Sisi buruknya, yaitu kurang pengawasan ketika dihadapkan pada pengiklan. Hasilnya dapat berupa aplikasi yang mengunduh sendiri ke perangkat atau pengiriman pesan palsu yang muncul sebagai pesan singkat atau iklan yang muncul sendiri (pop-up) di layar perangkat bahkan ketika aplikasi itu tidak berjalan.

Dan sisi jeleknya adalah kemungkinan hadirnya perangkat lunak berbahaya (malware) yang dapat mencuri informasi dari ponsel seperti lokasi pengguna, informasi perbankan, dan mengirimkannya ke pembuat malware.

Dibandingkan Android, situs pengunduhan aplikasi Apple atau App Store memiliki aturan lebih ketat dengan membatasi apa yang dapat didapat pengembang aplikasi gratis dari iklan. Hal itu, menurut CNET, berarti lebih sedikit aplikasi yang ditawarkan di App Store.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.