H+5 Terperangkap

LPIS Siap Tuntut Galatasaray-Everton ke CAS

INILAH.COM, Jakarta - Buntut pembatalan sepihak yang dilakukan Galatasaray dan Everton untuk tampil di Java Cup berbuah tuntutan yang akan dilayangkan LPIS sebagai pihak penyelenggara.

Galatasaray menjadi tim pertama yang memutuskan batal ikut serta di Java Cup 2012 yang rencananya digelar 26-29 Juli 2012 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Alasan pengunduran diri Galatasaray karena masalah transportasi.

Hal serupa dilakukan Everton. Melalui situs resminya, tim asuhan David Moyes itu menyatakan batal terbang ke Jakarta. Alasan mereka adalah tim pengganti Galatasaray yang belum jelas hingga masalah keamanan.

Sejauh ini, LPIS mengaku belum menerima pemberitahuan secara resmi terkait pengunduran diri yang dilakukan Galatasaray dan Everton. Untuk itu, LPIS berencana menuntut kedua tim tersebut ke CAS.

"Mereka sudah terikat kontrak dan menerima match fee. Kontrak tidak hanya tampil di turnamen, tapi juga mencakup image rights pemain. Sesuai dengan kontrak, Galatasaray dan Everton harus membayar kerugian yang ditimbulkan," ujar Patrick Mbaya, selaku Agen LPIS dan yang mengurusi kontrak dengan dua klub tersebut.

"Federasi Sepak bola Inggris (FA) sudah kami hubungi. Kami meminta agar mereka memberikan tindakan disiplin kepada Everton. Begitu juga dengan Galatasaray. Jika kedua tim itu menolak ganti rugi, kami akan ajukan tuntutan ke CAS karena mereka sudah terikat kontrak. Mungkin motivasi mereka hanya mencari uang saja tapi tidak mau memenuhi kontrak," tukasnya.

Java Cup pun akhirnya diundur. Tim Malaysia, yang sudah tiba di Jakarta, rencananya akan tetap bertanding melawan tim Indonesia U-23. Namun, bukan dalam bentuk pertandingan komersil melainkan latih tanding. Dalam waktu dekat ini akan diumumkan kapan latih tanding itu akan digelar.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.