Mabuk Saat Ramadan, Blogger Tunisia Dipenjara

Tunis (AFP/ANTARA) – Blogger asal Tunisia, Sofian Shurabi, seorang kritikus pedas terhadap presiden terguling Zine El Abidine Ben Ali, mengatakan ia ditangkap pada Minggu, dalam laporan dari sebuah website mengatakan ia tertangkap karena minum alkohol di depan umum selama Ramadan.


"Saya ditangkap di kantor kepolisian Menzel Temime," timur Tunisia, ia menulis di laman Facebook-nya, tanpa memberikan rincian.


Kementerian dalam negeri tidak bisa dihubungi untuk komentar tapi media online Tunisia mengatakan Shurabi ditangkap karena minum alkohol di pantai.


Mabuk di depan umum dikenakan hukuman 15 hari penjara di Tunisia dan minum alkohol merupakan pelanggaran selama bulan suci Ramadhan yang dimulai pada 20 Juli.


Shurabi, yang bekerja untuk Institut Perdamaian Perang dan Pelaporan (Institute for War and Peace Reporting), sangat populer karena blog pedas nya yang menargetkan rezim Ben Ali yang digulingkan pada Januari 2011.


Seperti beberapa anggota masyarakat sipil lainnya, Shurabi menyatakan ketakutan akan Islamisasi merayap di Tunisia, di mana pemerintah didominasi oleh partai Islam Al-Nahda, bersekutu dengan dua kelompok gerakan kiri. (yg/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.