Mali Terkendali Pasca Kerusuhan

Bamako (AFP/ANTARA) - Kepala militer Mali yang melakukan kudeta, dalam sebuah pernyataan tertulis yang ditayangkan di televisi pemerintah, mengatakan bahwa situasi terkendali, Selasa.


Kapten Amadou Haya Sanogo mengatakan tentaranya menguasai bandara ibukota, TV pemerintah, stasiun radio dan barak tentara Kati setelah bentrokan dengan pendukung setia Presiden yang dilengserkan, Amadou Toumani Toure.


Para politisi pendukung Sanogo yang lain kemudian muncul di televisi negara yang dikelilingi oleh tentara militer untuk menyatakan situasi dalam keadaan aman.


Dia mengatakan orang-orang yang bermaksud ingin membuat kerusuhan, melakukan serangan terhadap bandara dan lokasi lainnya untuk mengacaukan kembali ke tatanan konstitusional.

"Lokasi ini sekarang aman," katanya.


Meskipun telah memberi jaminan aman, ada kebingungan di ibukota Bamako di mana pasukan loyalis presiden yang dilengserkan tampaknya menggelar aksi kontra-kudeta setelah kudeta pada 22 Maret. (da/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.