Penghargaan buat SBY

Mancini: Musim Gila dengan Akhir Manis

INILAH.COM, Mamchester - Keberhasilan Manchester City merengkuh trofi Liga Primer Inggris disambut bahagia sang pelatih, Roberto Mancini. Don Mancio pun menyebut musim ini sebagai musim yang gila, tapi dengan akhir indah.

Usai sudah penantian City selama 44 tahun untuk meraih trofi Liga Primer Inggris. The Citizen sukses meraihnya musim ini usai memetk kemenangan drastis 3-2 atas QPR, Minggu (13/5/2012) malam WIB.

City mampu unggul lebih dahulu di babak pertama melaui gol Pablo Zabaleta, Namun, QPR bangkit dan mencetak dua gol balasan masing-masing melalui Djibril Cisse dan Jamie Mckie.

City secara dramatis mencetak dua gol di masa perpanjangan waktu lewat Edin Dzeko dan Sergio Aguero, serta memastikan diri menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2.

MU dan City sama-sama mengumpulkan nilai 89 di akhir musim. Tapi, City berhak menjadi juara karena unggul selisih gol.

"Ini adalah momen yang luar biasa. Kami menginginkan gelar ini dan kami pantas mendapatkannya. Ini untuk seluruh suporter kami, klub, chairman, dan juga pemilik City," ujarnya sebagaimana dilansir BBC.

"Ini adalah penutup sempurna dari musim yang gila. Kami mendominasi musim ini selama 28 pertandingan, tapi ketika kami mengalahkan tim seperti MU sebanyak dua kali dalam satu musim, kami pantas mendapatkan gelar ini," sambungnya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.