Berburu Harta Luthfi

Mantan Koki Kim Diundang Kembali ke Korut

Tokyo (AFP/ANTARA) – Seorang koki sushi Jepang yang melayani mendiang pemimpin Korea Utara Kim Jong-II dan keluarganya selama 13 tahun, yang menulis beberapa buku tentang kehidupan mereka, pada Jumat melakukan kunjungan kembali ke negara itu.


Penulis itu, yang pergi dengan nama samaran Kenji Fujimoto, mengatakan kepada media Jepang di bandara Narita, Tokyo, bahwa ia telah diundang berkunjung ke Korut oleh pemimpin baru Kim Jong-Un, yang ia layani saat pemimpin itu masih kecil.


“Saya diundang oleh Marshal Kim Jong-Un sendiri, dan tidak ada alasan bagi saya untuk menolak,” katanya yang dikutip oleh kantor berita Kyodo daat ia menuju Pyongyang melalui Beijing.


“Saya tidak pernah berbicara buruk (tentang Korut), dan saya tidak berpikir bahwa mereka akan mempekerjakanku lagi,” kata Fujimoto ketika ditanya mengenai pandangannya terhadap Korut.


Fujimoto, yang sering diperingatkan mengenai risiko keamanan dirinya karena pengetahuannya tentang keluarga Kim, tidak menjelaskan tujuan perjalanan tersebut, yang merupakan pertama kalinya kembali ke negara komunis itu sejak ia kembali ke Jepang pada 2001.


Fujimoto, yang diyakini berusia 65, menjadi koki khusus untuk mendiang Kim pada 1989 setelah menyediakan sushi untuknya pada perjalanan sebelumnya ke Pyongyang, menurut buku-bukunya.


Ia kembali ke Jepang pada 2001 setelah meninggalkan Pyongyang pada misi untuk membelikan bahan-bahan pembuat sushi bagi mendiang Kim.


Ia telah menjadi sumber mengenai masalah-masalah Korea utara, ia benar dalam memprediksi Jong-Un, putra termuda dari tiga putra Kim, akan mengambil alih kekuasaan menyusul kematian ayahnya pada Desember lalu.


Fujimoto telah menulis empat buku mengenai keluarga Kim dan muncul di televisi Jepang, menyamarkan dirinya dengan jenggot tebal, sepasang kacamata gelap, dan bandana, serta mengomentari masalah-masalah di Korea Utara. (ai/mp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.