Liputan6.com, San Francisco: Dewan Eksektutif Yahoo akhirnya menunjuk Chief Executif Officer (CEO) baru, seorang top executive Google Marissa Mayer. Wanita berusia 37 tahun ini dipercaya untuk menggantikan Scott Thompson yang dipecat dari perusahaan lantaran terbukti memiliki riwayat ijazah palsu. [baca: Palsukan Riwayat Ijazah, Bos Yahoo Dipecat].
Pemilihan Mayer sendiri bisa jadi karena sepak terjangnya yang sudah tidak diragukan lagi di bisnis internet. Di Google, Mayer telah mengepalai sederet product manager dan bertanggungjawab terhadap tampilan simpel pada halaman utama Google Search, Gmail, Google News serta Google Image.
"Dia (Mayer) adalah wanita cerdas yang mampu menarik investor untuk Yahoo," kata Chief Financial Officer (CFO) Yahoo Tim Morse, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (18/7).
Selain itu, wanita yang awalnya bekerja sebagai enginer ini disebut-sebut sebagai karyawan nomor 20 Google, karena telah bergabung selama 13 tahun.
"Saya mendapatkan banyak pengalaman penting di Google. Ini merupakan keputusan yang logis. Yahoo merupakan salah satu brand terbaik di internet," ujar Mayer dalam sebuah sesi wawancara.
Kendati demikian, tugas berat tengah menghampiri Mayer. Tentunya, Mayer akan dituntut untuk mengembalikan pamor perusahaan yang telah meredup dan kalah bersaing dengan perusahaan lain. (Vin)

