MERDEKA.COM, Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan Wakil Presiden Boediono tidak bisa dijadikan tersangka dalam kasus Century saat menjabat Gubernur Bank Indonesia. Hal ini karena Boediono hanya bertanggungjawab secara administratif.
"Ada tanggungjawab yang berakibat pidana, ada tanggungjawab administrasi yang tidak bisa dipidanakan," kata Marzuki di Nusa Dua, Bali, Kamis (22/11).
Dia menilai aneh jika dengan penetapan status tersangka dua deputi gubernur Bank Indonesia lantas bisa serta merta menuduh Boediono terlibat seperti dikatakan Ketua KPK Abraham Samad.
"Yang menuduh ini tidak pengalaman kerja, tidak pernah di birokrasi, tidak pernah pegang jabatan-jabatan eksekutif, jadi tidak paham," terang Marzuki.
Marzuki membenarkan Boediono tahu pengucuran dana (Century), tapi tidak mungkin dia sampai ikut mengotak-atik data, apalagi sampai merekayasa. Menurutnya, siapa yang merekayasa data, itulah yang harus bertanggungjawab dan menjadi tersangka.
"Kalau yang menyuruh rekayasa gubernur BI, itu baru kena," ujarnya.
Politisi partai Demokrat ini lantas menganalogikan tuduhan kepada Boediono dengan tuduhan kepada Menteri Pemuda Olahraga Andi Mallarangeng dalam kasus Hambalang.
"Dia (Andi Mallarangeng) tahu proyek itu. Tapi kalau ada penyelewengan di bawah apa dia serta merta tahu? Apalagi yang datang ke dia dokumennya sudah bagus, laporannya sudah bagus. Apa dia harus bertanggungjawab secara pidana?" tandas Marzuki.
Marzuki pun meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan dua deputi yang menjadi tersangka. Dari mereka setidaknya akan diketahui bagaimana keputusan itu diambil dan siapa saja yang berperan dalam kasus bailout tersebut.
"Jadi jangan cepat memvonis orang. Saya lihat ini sudah tendensius," pungkasnya.
Kenaikan BBM
- Harga BBM Naik, Sopir Angkot ResahTRIBUNnews.com - 1 jam 29 menit lalu
- Harga BBM Subsidi Dinaikkan Sabtu Pekan Ini?TRIBUNnews.com - 4 jam yang lalu
- Kurangi dampak kenaikan BBM, DPR minta Bulog diaktifkan kembaliMerdeka.com - 4 jam yang lalu
- Mahasiswa IISIP Aksi Bakar Lilin Tolak Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 7 jam yang lalu
- Leletnya Pemerintah SBY Ambil Putusan Naikkan Harga BBMTRIBUNnews.com - 7 jam yang lalu
- Fitri Carlina Tanggapi Positif Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 7 jam yang lalu
- Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai NaikTempo - 7 jam yang lalu
- Jumat Malam, Menteri ESDM Bakal Umumkan Kenaikkan Harga BBM?TRIBUNnews.com - 7 jam yang lalu
- Kemenkeu Lakukan Sosialisasi Kebijakan BBM Kepada PerempuanAntara - 7 jam yang lalu
- Pertamina: Konsumsi BBM Meningkat Jelang KenaikanAntara - 7 jam yang lalu
- Polisi Bekuk Penimbun dan Penadah BBMTempo - 8 jam yang lalu
- Harga BBM Naik, Nelayan Minta Diberi SubsidiTempo - 8 jam yang lalu
- Anggaran Sosialisai Kenaikan BBM dari KementerianTempo - 8 jam yang lalu
- Jumat Malam, Menteri ESDM Umumkan Kenaikan Harga BBM?TRIBUNnews.com - 8 jam yang lalu
- Kenaikan BBM Bersubsidi Beri Peluang Bagi Perantara Rumah BekasTRIBUNnews.com - 9 jam yang lalu
- Kenaikan Harga BBM Akan Dimanfaatkan Petualang PolitikTRIBUNnews.com - 9 jam yang lalu
- BBM Naik, Bank Indonesia Tak Akan Naikkan BI Rate LagiTRIBUNnews.com - 9 jam yang lalu
- Beda Pandangan PKS dan Menterinya Soal BBM Hanya StrategiTRIBUNnews.com - 10 jam yang lalu
- Lebay, Kepala Daerah Ikut Demo BBMTRIBUNnews.com - 10 jam yang lalu
- Donnie Sibarani Berharap Harga BBM Tak Naik LagiTRIBUNnews.com - 10 jam yang lalu
Berita Lainnya
- BI: Bank Daerah Tak Akan Kekurangan Pasokan Uang Lagi
- Ekonom: Kenaikan BI Rate Langkah Positif
- Transaksi Uang Kartal Antar Bank Penuhi Kebutuhan Uang Lebaran
- Anas: Pak Antasari Mendapat Kezhaliman
- BI Musnahkan Uang Senilai Rp6,8 Triliun April
- Gubernur BI: BBM Naik, Inflasi Bisa Tembus 8%
- Ruhut: Anas Jadi Presiden? Ketua Umum Demokrat Saja Dilengserkan
- Demokrat Sindir PKS Sudah Tak Punya Budaya …TRIBUNnews.com
- BBM Naik, Bank Indonesia Tak Akan Naikkan …TRIBUNnews.com
- BLSM akan Dongkrak Elektabilitas Partai …TRIBUNnews.com
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 40
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...
Yahoo! OMG
Galeri Foto Pilihan
1 - 5 dari 40

