Berburu Harta Luthfi

Masih Ada Tiket Kereta Mudik-Balik Banyuwangi  

TEMPO.CO, Banyuwangi - Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IX Jember, Gatot Sutiyatmoko, mengatakan tiket kereta api jurusan Banyuwangi dari dan ke sejumlah tujuan sudah ludes untuk 16-19 Agustus 2012.

Namun, untuk selain tanggal itu masyarakat masih bisa mendapatkan tiket KA untuk mudik maupun balik. "Karena penjualan masih berkisar 80-90 persen," kata Gatot di Banyuwangi, Senin, 13 Agustus 2012.

Menurut Gatot, ada tujuh rangkaian kereta yang dioperasikan untuk melayani pemudik. Antara lain, kereta kelas ekonomi yakni KA Tawang Alun jurusan Banyuwangi-Malang, KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Lempuyangan, Yogyakarta. Selain itu ada KA Pandanwangi jurusan Banyuwangi-Jember, KA Probowangi jurusan Banyuwangi-Probolinggo, serta KA lokal jurusan Banyuwangi-Kalibaru.

Untuk kelas bisnis-eksekutif, PT KAI mengoperasikan KA Mutiara Timur dan Mutiara Malam jurusan Banyuwangi-Surabaya. PT KAI hanya menambah satu gerbong kereta ekonomi, KA Sritanjung berkapasitas 106 penumpang. Gerbong ekonomi AC ini dioperasikan sejak Minggu kemarin, 12 Agustus 2012.

Kepala Stasiun Banyuwangi Baru, Sofwan Hadi, mengatakan, keberangkatan kereta ekonomi belum sepenuhnya padat terutama pada gerbong ekonomi AC. Menurut dia, sejak dioperasikan H-7 kemarin, rata-rata penumpang kereta ekonomi AC baru 50 persen. "Kemarin cuma terisi 56 kursi dari kapasitas 106 kursi," katanya.

Harga ekonomi AC ini memang lebih mahal yakni mencapai Rp 100 ribu per orang. Sedangkan tiket kereta ekonomi non-ac jurusan Banyuwangi-Surabaya hanya Rp 21 ribu per orang.

IKA NINGTYAS

Berita lain:

Kereta Gratis Ber-AC Sepi Peminat

Sidang Isbat Lebaran 18 Agustus

SBY: Jangan Gampangkan Persiapan Lebaran

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat