TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra akan bersikap terbuka menjaring tokoh-tokoh di luar partai untuk maju menjadi calon anggota legislatif pada pemilu tahun 2014 mendatang.
Hanya saja kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon,tokoh publik yang akan direkrut harus memenuhi syarat KPU dan AD/ART serta falsafah partai Gerindra.
Selain itu, seorang tokoh juga harus memenuhi kriteria penting yakni sisi elektabilitas dan popularitasnya di daerahnya masing-masing.
"Karena bagaimana mungkin kita mencalonkan orang yang tidak dikenal oleh rakyat di daerah setempat," kata Fadli Zon, Sabtu (5/1/2013), di sela-sela diskusi di Warung Daun, Jakarta.
Fadli mengatakan, Partai Gerindra tentu harus mencari tokoh, yakni mereka yang memiliki pengaruh di daerah masing-masing. Apakah di kalangan petani, kalangan buruh, kalangan pedagang dan lainnya.
"Kita juga berusaha mencari tokoh-tokoh masyarakat yang akan kita usung menjadi caleg. Dan tokoh-tokoh itu yang potensial tentunya," ujarnya.
Lalu, bagaimana caranya publik bisa masuk menjadi caleg dari Partai Gerindra?
"Kita buka juga untuk publik. Caranya, mereka mendaftar, mengisi formulir, mengembalikan formulir. Baru nanti akan kita seleksi," ungkap Fadli Zon.
Nantinya lanjut Fadli setelah terseleksi menjadi caleg sementara, maka akan ada pelatihan-pelatihan.
Mengenai berapa jumlah idealnya, Fadli masih belum bisa menjawabnya. "Belum tahu. karena kan baru akan diumumkan minggu depan," katanya.



Yahoo! OMG