Kenaikan BBM

Mayat Tanpa Kepala Dikuburkan

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG--Mayat tanpa kepala yang ditemukan pada hari Kamis (12/7/2012) lalu di dekat bak sampah yang berada di samping Kantor Kelurahan Fontein Kota Kupang, sudah dikuburkan pada hari Kamis (19/7/2012) kemarin di  TPU Damai Fatukoa dekat jalur 40, sekitar pukul 11.10 Wita.

Sebelum menuju TPU, diadakan doa pelepasan jenazah di Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Prof. Dr. WZ Johannes Kupang sekitar pukul 10.30 Wita, dipimpin oleh Pendeta Norlince N. Missa, dari Pusat Pelayanan Rohani dan Pastoral (PPRP) RSUD setempat.

Hadir pada kesempatan itu, beberapa petugas kepolisian dari Polres Kupang Kota dan dari Polda, serta Kepala IPJ Octo A. Boimau.

"Sesuai dengan prosedur di RSUD, setelah tiga hari kami umumkan kepada masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya, tentang adanya mayat yang belum dikenal tetapi belum ada yang mengaku sebagai keluarganya, maka hari ini dikuburkan. Karena juga sudah diperbolehkan oleh pihak kepolisian," kata Octo setelah doa selesai. Selain itu, pada kesempatan tersebut juga Octo membacakan berita acara penguburan.

Acara pelepasan jenazah berlangsung sekitar 15 menit, lalu langsung menuju TPU Damai Fatukoa. Doa saat penguburan di TPU tersebut pun dipimpin oleh Pendeta Norlince. Hadir sekitar 30 an orang dalam acara penguburan tersebut. Kasat Reskrim dari Polres Kupang Kota AKP Fisie R. Putra, SiK, juga ada pada saat itu.

"Walaupun tidak dikenal, tetapi yakinlah tempat terindah sudah disiapkan. Mari kita berserah diri, berdoa untuk jenazah ini," kata Pendeta Norlince dalam doa saat penguburan kemarin.

Petugas di TPA dibantu oleh beberapa orang yang hadir pada kesempatan itu, lalu menutup liang lahat dan sejumlah yang hadir pun pulang.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat