Mega: Saya Bukan Provokator

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak mau disebut sebagai provokator.

PDIP bukanlah partai pendukung pemerintahan. Namun, berbicara keadaan yang sebenarnya bukanlah hal untuk memprovokasi masyakarat. "Saya bukan provokator," kata Mega dalam sambutannya di hadapan puluhan siswa Sampoerna Foundation di Kinasih Resort Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012).

Mega diundang untuk memotivasi para siswa. Presiden kelima tersebut menyinggung soal kepemimpinan. Mega menjelaskan, perempuan meskipun ibu rumah tangga, harus mengetahui politik. Politik tidak jelek, tetap orangnya berpolitik dengan melakukan hal-hal yang jelek.

Sebagai ibu rumah tangga, Mega terkadang pergi ke pasar dan berbicara kepada ibu-ibu. Ia menceritakan pengalamannya bertanya soal politik. "Orang Jawa bilang mboten. Saya tanya harga cabai. Dulu delapan ribu, sekarang sudah puluhan ribu. Itu kan politik," ujarnya. [yeh]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat