Penghargaan buat SBY

Menakertrans Diminta Fasilitasi Upaya Perbaikan Kesejahteraan Buruh

Jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Muhaimin Iskandar memfasilitas upaya-upaya peningkatan kesejahteraan buruh baik yang dilakukan oleh serikat pekerja maupun oleh perusahaan.

Juru bicara Presien Julian Aldrin Pasha dalam wawancara melalui telepon dengan wartawan di Jakarta, Senin, mengatakan Kepala Negara menyikapi laporan perkembangan kondisi perburuhan nasional dari Menakertrans pada rapat terbatas yang berlangsung di Istana Bogor, Senin, meminta pada Muhaimin agar upaya perbaikan kesejahteraan buruh dapat dikelola dengan baik.

"Tadi Presiden sempat mendengarkan paparan dari Menakertrans terkait hari buruh. Dan presiden meminta kepada Menakertrans untuk benar-benar memfasilitasi dan memperhatikan kesejahteraan para buruh termasuk di dalamnya upah buruh ini. Mudah-mudahan ini bisa segera dikelola dengan baik," kata Julian.

Ia mengatakan, kementerian terkait tentu memiliki aturan dan juga kebijakan terkait hal tersebut sehingga di satu sisi buruh dapat meningkat kesejahteraannya dan sisi lain pengusaha juga mendapatkan keuntungan dari peningkatan kesejahteraan buruhnya.

"Buruh bisa terpenuhi hak-haknya. Dan pengusaha sendiri juga mendapatkan suatu imbal jasa atau keuntungan bagi perusahaan mereka. Jadi sama-sama mutualis atau mendapatkan keuntungan. Jadi buruh mendapatkan keuntungan dan di satu sisi pengusaha tidak merasa berat untuk memberikan kecukupan bagi para buruh. Ini sering terjadi "dispute". Presiden minta ini dikelola dengan baik," tegasnya.

Ketika ditanya apakah persiapan menghadapi hari buruh 1 Mei juga termasuk membahas mengenai pengamanan kegiatan tersebut, Julian mengatakan karena ini merupakan peringatan internasional, maka pemerintah tidak melakukan antisipasi khusus, namun menurutnya tentu ada kewajiban dari aparat keamanan sesuai tugasnya memberikan rasa aman dan ketertiban selama peringatan itu berlangsung.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyo didampingi Wakil Presiden Boediono melangsungkan pertemuan dan rapat terbatas dengan sejumlah menteri dan pejabat terkait membahas perkembangan sejumlah isu di dalam negeri. Pertemuan yang diawali dengan sarapan pagi itu, menurut Julian merupakan pertemuan rutin dan sifatnya internal atau tertutup bagi liputan media massa. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.