Penghargaan buat SBY

Mencoba Pedasnya Nasi Goreng Gurita Lada Hitam

TEMPO.CO , Surakarta: Biasanya nasi goreng berwarna kemerah-merahan, karena tercampur dengan cabai merah dan saus. Tapi nasi goreng yang disajikan koki Tama Prayogi dari Restoran Gambir Sakethi Kusuma Sahid Prince Hotel menawarkan sesuatu yang berbeda.

Kali ini nasi gorengnya berwarna hitam dan terasa pedas. »Warna hitam berasal dari tinta gurita yang dicampur dalam nasi. Sedangkan pedasnya karena lada hitam yang dipakai dalam racikan bumbu nasi goreng,” ujar Tama, Kamis, 5 Juli 2012.

Tama mengatakan tinta gurita memang jarang digunakan dalam masakan. Sebab anggapan umum, tinta gurita membuat makanan tidak menarik dan orang menjadi jijik. »Padahal ada manfaat dari tinta gurita. Tinta gurita mengandung vitamin B3, B12, dan fosfor dan bisa mencegah tumor,” ucapnya. Di Jepang, tinta gurita biasa digunakan untuk saos dan pasta.

Untuk menghilangkan bau amis, Tama menggunakan air ketan hitam. Kemudian rasa gurih dan pedas memakai saus lada hitam. Cara memasaknya cukup mudah. Tinta yang sudah dikeluarkan dari tentakel gurita tinggal dicampur ke dalam nasi putih dan dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya.

Sementara gurita yang sebelumnya sudah dikukus sampai matang, dapat digoreng dan disajikan sebagai pelengkap nasi goreng. »Bisa dibilang, nasi goreng gurita lada hitam punya manfaat bagi kesehatan. Jadi tidak sekadar bikin kenyang,” katanya.

Jika ingin mencoba nasi goreng gurita lada hitam di restoran Gambir Sakethi, cukup siapkan uang Rp 35 ribu. Menu ini bisa dinikmati setiap hari mulai 1 Juli 2012. Dalam satu porsi, selain nasi goreng dan gurita goreng, juga dilengkapi saus lada hitam dan acar.

Salah seorang pengunjung, Ari Sunaryo, tidak menyangka tinta gurita bisa digunakan dalam masakan. »Selama ini saya tidak begitu suka gurita. Tapi setelah mencoba nasi goreng gurita, ternyata rasanya lezat,” ucapnya.

Nasi gorengnya terasa pedas, tapi tetap terasa gurih. Ditambah dengan gurita goreng sebagai pelengkap, rasa masakan semakin enak. »Apalagi sudah tidak ada rasa amis sama sekali. Padahal biasanya gurita ketika dimasak masih meninggalkan bau amis,” katanya.

UKKY PRIMARTANTYO

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.