Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Mendagri Ingatkan Pemenang Tender E-KTP Soal Pengadaan

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengingatkan perusahaan pemenang tender pengadaan perangkat untuk program Kartu Tanda Penduduk elektronik agar memenuhi target waktu pengadaan.

    "Pemerintah minta jaminan pada pengadaan, target waktu jangan terlampaui," kata Gamawan di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan, perusahaan pemenang tender harus memenuhi kontrak yang telah disepakati soal ketepatan waktu pengadaan. Jika ini dilanggar, maka perusahaan tersebut akan diganjar penalti.

    Konsorsium yang memenangkan lelang pengadaan perangkat e-KTP yakni Perum PNRI yang terdiri dari Perum PNRI, PT Sucofindo, PT. Sandhipala Arthapura, PT Len Industri, dan PT Quadra Solution.

    Program Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau yang disebut e-KTP ini secara nasional dilaksanakan dalam dua tahap yakni pada 2011 dan 2012. Tahap pertama dilaksanakan di 197 kabupaten/kota dengan targer 67 juta penduduk telah memiliki KTP elektronik.

    Program KTP elektronik di 197 kabupaten/kota ini ditargetkan mulai pada awal Agustus ini. Namun, pada pelaksanaannya, terdapat masalah terkait ketersediaan dan distribusi perangkat yang dibutuhkan.

    Di DKI Jakarta, contohnya, sebelumnya diinformasikan bahwa belum semua kelurahan menerima perangkat KTP elektronik secara lengkap. Sehingga, target untuk memberikan pelayanan KTP elektronik mulai 1 Agustus, tidak dapat terlaksana.

    Mendagri berharap semua peralatan yang dibutuhkan untuk wilayah DKI Jakarta dapat terdistribusi seluruhnya hari Selasa (2/8), sehingga pelayanan dapat dimulai pada Rabu (3/8).

    Sementara untuk daerah lain, Mendagri berharap distribusi perangkat dapat diselesaikan paling lambat pada 15 Agustus sehingga pelayanan dapat diberikan pada 18 Agustus 2011.

    Secara terpisah, Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Kemdagri, Elvius Dailami menegaskan distribusi perangkat ke kabupaten/kota diluar DKI Jakarta, paling lambat 15 Agustus.

    Sementara itu, di Kota Palembang dilaporkan pelaksanaan program e-KTP yang semula dijadwalkan mulai diberlakukan awal Agustus 2011, dipastikan mundur karena perangkat belum tersedia. Kondisi yang sama juga terjadi di Kabupaten Jembrana.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    3 komentar

    • d0n*ju4n  •  9 bulan yang lalu
      program E-KTP sangat bagus sekali pak, tapi tolong di jelaskan juga permasalahannya perangkat yang dibutuhkan itu apa dan total anggaran yg di keluarkan berapa untuk mensukseskan program itu yah tolong di kasih tau sehingga transparansi semakin jelas dan rakyat mendukung penuh program itu tanpa curiga-mencurigai?
      terima kasih atas program tersebut.
    • Joesrizal Achmad  •  9 bulan yang lalu
      Sekarang tarif KTP manual dikelurahan berdasar Perda Rp 10.000,- per KTP, klo yang E ini berapa ya.....?
      Klo gratis gimana kalo ada pegawai Kelurahan ( bukan oknum lho ) yang minta.....??
      Lapor ke mana..?? dan siapa yang nanggung biaya pelaporan....?
    • djopylaw  •  9 bulan yang lalu
      Dan jangan lupa fee proyek pengadaan ektp segera juga disetor kekas bendahara siluman..... tapi harus cash biar tidak gampang dilacak setan gundul.................................................................
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat