Jakarta, (ANTARA) - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Selasa, memantau penyelenggaraan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2011 di lokasi ujian didampingi Ketua Umum SNMPTN, Prof Herry Suhardiyanto dan Rektor UI Prof Gumilar Ruswila Somantri.
Pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tertulis diselenggarakan serentak mulai hari ini (31/5) di seluruh Indonesia. Sebanyak 540.928 pendaftar akan memperebutkan 110.149 kursi daya tampung di 60 perguruan tinggi negeri (PTN).
Mendiknas menyampaikan, persiapan SNMPTN berjalan dengan baik. Pengawas, pelaksana, dan siswa yang akan ikut sudah siap.
"Insya Allah bisa dilaksanakan dengan baik. Murid-murid ini diantar orang tuanya. Itu artinya, dukungan dari keluarga luar biasa karena ini bagian anak tangga menuju sukses masuk ke perguruan tinggi," kata Mendiknas usai mengunjungi lokasi, yakni di SMA Negeri 24 dan SMAN 82 Jakarta.
Mohammad Nuh meminta agar para peserta tetap optimistis meski tidak semua peserta dapat diterima. "Bagi yang belum diterima dapat mendaftar ke politeknik maupun universitas swasta. Tidak boleh putus asa," ujarnya.
Penerimaan kuota melalui jalur SNMPTN ditetapkan sebanyak 60 persen sebagaimana diatur melalui Peraturan Pemerintah No.66/2010, sisanya dilakukan melalui jalur mandiri. Dari sebanyak 540.928 peserta, jumlah pendaftar untuk kelompok IPA sebanyak 179.340, IPS 196.469, dan IPC 165.119 peserta. Sebanyak 12.469 peserta adalah lulusan tahun 2009, 67.848 lulusan tahun 2010, dan 460.611 lulusan tahun 2011.Ujian tertulis berlangsung selama dua hari mulai 31 Mei sampai dengan 1 Juni 2011.
Pada hari pertama mengujikan tes potensi akademik dan tes bidang studi dasar meliputi matematika dasar, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.
Adapun pada hari kedua ujian tes bidang studi IPA meliputi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, serta bidang studi IPS meliputi Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
Adapun ujian keterampilan untuk beberapa program studi akan dilaksanakan pada 3-4 Juni 2011. Pengumuman hasil SNMPTN 2011 jalur ujian tertulis akan dilaksanakan pada 30 Juni 2011.
Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Somantri menyampaikan, pihaknya menitikberatkan penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN baik melalui jalur undangan maupun jalur ujian tertulis.
Setelah pelaksanaan SNPTN, kata dia, UI akan menggelar penerimaan mahasiswa melalui jalur SIMAK, suatu sistem penerimaan mahasiswa terpadu pada program diploma, sarjana (S1), pasca-sarjana (S2), dan doktor (S3). "SIMAK kuotanya tidak terlalu besar antara 35-40 persen," katanya.
Gumilar menyampaikan, peserta yang tidak lolos SNMPTN dapat mendaftar melalui jalur SIMAK. Para peserta yang tidak lolos pilihan pertama pada program studi yang diinginkan dan tetap ingin masuk dapat mencoba lagi melalui SIMAK.
Ia mengatakan, tidak semua yang diterima SNMPTN mendaftar ulang, sehingga ada kursi kosong. "Pengalaman tahun lalu 10 persen tidak daftar ulang. Kuota SIMAK sebagai antisipasi adanya kursi kosong," katanya.
Pihaknya juga memastikan bagi peserta yang tidak mendaftar ulang bukan disebabkan karena tidak memiliki biaya.
"Kami cek jangan tidak daftar ulang karena tidak punya uang. UI ada beasiswa dari perusahaan-perusahaan sebanyak Rp16 miliar," ujarnya.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto, saat mendampingi Mendiknas menyampaikan, selain melalui SNMPTN, IPB menggelar ujian talenta mandiri sebagai upaya untuk menggali potensi calon mahasiswa yang mempunyai talenta kepemimpinan dan kewirausahaan.
Ia menyebutkan, kouta jalur ini sebanyak 17 persen dari 3.700 daya tampung mahasiswa baru. "Jalur ini bukan jalur untuk menggali dana karena biaya pendidikan yang dibayarkan sama dengan yang diterima melalui jalur SNMPTN," ujarnya.



Yahoo! OMG