Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Mengharukan, Kisah Imam 'Tukang Sampah di Jakarta Ditayangkan Televisi Inggris BBC

    REPUBLIKA.CO.ID, London, 30/1 (ANTARA) -Laporan mengenai kisah tukang sampah Jakarta yang disebut sebagai kota dengan pertumbuhan kota yang cukup pesat di dunia ditayangkan stasiun televisi Inggris BBC2, Minggu (29/1) malam.

    Laporan wartawan BBC London berjudul 'Toughest Place to be a binman' membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta menarik perhatian masyarakat Indonesia tidak saja di Inggris tetapi juga di Brussel,dan Amerika Serikat yang bisa menyaksikan tayangan tersebut melalui BBC Iplayer.

    Selama satu jam laporan mengenai kisah Imam, tukang sampah di Jakarta yang bekerja mengumpulkan sampah setiap harinya dengan gerobaknya sementara diawal tayangan, tukang sampah dari Inggris Wilbur Ramirez mengunakan truk dan bekerja dengan dua rekannya.

    Dalam laporan mendalamnya itu, BBC London membandingkan bagaimana kerja tukang sampah yang dikenal dengan binman di Inggris dengan tukang sampah di Jakarta yang sangat jauh berbeda dilihat dari berbagai segi bahkan kesehatan dan keselamatan.

    Bahkan Wilbur Ramirez, ayah dua anak itu pun hidup bersama Imam dan keluarganya di perkampungan miskin ditengah tengah kehidupan kota Jakarta yang kaya dan sangat timpang antara yang kaya dan miskin.

    Wilbur Ramirez, selama 10 hari, mengikuti Imam bekerja mengumpulkan sampah di kota yang disebutkan sebagai kota yang padat penduduk dan sampah menjadi masalah besar.

    "Kamu bekerja dengan siapa saja," tanya London binman Wilbur Ramirez kepada Imam yang dijawab ia bekerja sendiri mengumpulkan sampah dari rumah ke rumah.

     

    Menangis

    Melihat kehidupan Imam, ternyata Wilbur seringkali merasa terharu dan bahkan meneteskan air mata. Mana mungkin dengan gaji yang tidak seberapa Imam dapat hidup bersama anak dan istrinya meskipun mereka sama-sama bekerja sebagai tukang sampah selama lima tahun.

    Dalam laporannya disebutkan Wilbur pun ikut mengumpulkan sampah dan bahkan menjajal melakukannya seorang diri dari rumah ke rumah.

    "Sampah........," demikian teriak Imam, ayah dua anak ini sehari-hari menjalankan aktfitasnya sebagai pengumpul sampah.

    Wilbur pun tidak dapat membendung air matanya ketika berkisah bagaimana kehidupan Imam dengan keluarganya yang tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan.

    Dari dunia kesehatan dan keselamatan sadar pengelolaan limbah Inggris, Wilbur pun merasa takjub bagaimana sampah yang menumpuk di Bantargerbang dan dikerumuni oleh para pemulung tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka.

    Diakhir laporan Wilbur yang tidak dapat membayangkan perjalanan kehidupan Imam dengan gaji yang tidak seberapa itu menemukan kehidupan Imam yang mendominasi, dan ketidakberdayaannya untuk mengubah keadaannya.

    Pada akhirnya setelah Wilbur berbicara dengan ketua RT yang minta agar Imam mendapat kenaikan gaji pun dapat dikabulkan.

     

    Menjadi Perbincangan di Internet

    Zulindatando Berry Natalegawa menulis di laman Facebook-nya "sediiiiiih banget liat acara di BBC 2 di London hari ini acara seorang binman London ke Jakarta berbagi pengalaman".

    "Sangat memalukan sekali kota Jakarta ternyata sangat kotor dan masih terbelakang sekali cara kerjanya," ujar istri Berry Natalegawa, kakak Menlu Marty Natalegawa.

    Menurut Linda, demikian Zulindatando Berry Natalegawa, biasa disapa seharusnya para pejabat malu menyaksikan acara yang menjadi perhatian masyarakat di Inggris.

    "Apa enggak malu? malah wakil rakyat seenak enaknya ambil uang rakyat apa lagi pemimpin negara yang tidak peduli sangat memalukan, semoga Allah bukakan mata dan telinga para pemimpin negara ini," ujar Linda yang bekerja di Kedutaan Besar Brunei Darussalam di London dan merekam program tersebut dan akan membawa ke Jakarta.

    "Nangis aku nontonnya.....bukan nangisin tukang sampah Inggris, tetapi rakyat kita yang kerja mengais-ngais sampah," ujar Yanti Hitalessy.

    Laporan dari BBC itu pun menjadi bahan diskusi di laman facebook yang antara lain disebut oleh Lies Parish meskipun sama berprofesi sebagai tukang sampah atau binmen namun pekerjaan dan kehidupan mereka sungguh jauh berbeda.

    Bahkan London binmen pun sampai menangis menyaksikan bagaimana tukang sampah di Jakarta, ujar Lies Parish yang lebih dari 14 tahun menetap di Inggris.

    Hamiyah Panama, ibu Amelie yang pernah menetap di Inggris dan kini tinggal di Brussel yang juga menyaksikan tayangan tersebut mengakui bahwa acara benar-benar kontras kehidupan di sana, miris.

    Begitupun yang ditulis Tjatri Dwimunali yang tinggal di Bristol menulis tukang sampah di Inggris yang ikut bekerja sebagai tukang sampah di Jakarta pun merasa prihatin akan nasib tukang sampah di Jakarta, dan bahkan sering menangis melihat keadaan tukang sampah di Jakarta.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    53 komentar

    • Herman  •  3 bulan yang lalu
      ingat nasib dan kesejahteraan rakyat ada ditangan pemerintah. apabila pemerintah tidak berpihak kepada rakyat miskin yang terjadi hanyalah menambah terus beban ke rakyat miskin menjadi melarat
    • nila  •  3 bulan yang lalu
      para pejabat gak kenal malu
      rakyat kecil gak kenal kata menyerah...
      kayaknya bakalan gini terus ampe kiamat
      indonesia masa depannya suram :(
    • Agam Lieur  •  3 bulan yang lalu
      Rasanya sudah habis kata-kata untuk mengatakan seperti apa sebenarnya negara kita ini ,begitu juga dengan para pemimpinnya.....
      • Arini 3 bulan yang lalu
        krn mrk sdh buta mata,buta telinga & buta hati pak.Agam, jd susah u/merubahnya.kpn yach kt bangun dr tidur & melihat kenyataan kl Indonesia sudah merdeka dg rakyat yg makmur & sejahtera.Ya Allah tolonglah negara kami ini.
    • Niema Cute  •  3 bulan yang lalu
      dari pada ngegaji PNS yang ga da kerjanya, mending ngegaji tukang sampah pak, yang pekerjaannya jelas. panas2an, pada buta c pemerintah ma duit, hadaaaaah...
      • Dammer 3 bulan yang lalu
        setuju banget..
      • ali 3 bulan yang lalu
        Niema Cute@ Idenya brilliant tuh, seharusnya rakyat menggaji Lebih besar PNS yang berada dibarisan depan yang berhadapan dengan rakyat. termasuk mereka yang tiap harinya bergumul dengan sampah. dengan begitu pasti dah bakal tidak ada yang mau jadi wakil rakyat atau presiden..
      • Flow 3 bulan yang lalu
        gimana klo tukang sampah di angkat jadi PNS aja....
    • Fun  •  3 bulan yang lalu
      Ini adalah bukti bahwa indonesia semakin susah bukan nya semakin maju....
    • indri  •  3 bulan yang lalu
      kalau pekerjaan profesi dibandingkan di inggris dan indonesia makin banyak aja yang nangis..yang gak nangis hanya untuk pekerjaan jadi wakil rakyat,pejabat pemerintahan....
    • Edy  •  3 bulan yang lalu
      sebuah pelajaran dr org di negara yg lbh maju buat smua di indonesia. smg sj byk org/pjbt yg bs terbuka hatinya n sadar akan kekeliruan mrk slm ini...
    • Bambang  •  3 bulan yang lalu
      smoga sby melihat dan mendengar,atau setidaknya unsur pemerintah melihat dan mendegar kemiskinan bangsa ini,...janganlah rakus mengurus perutnya sendiri, ayo sadar dan bangun negeri.
    • Bagusnata  •  3 bulan yang lalu
      Waduuuhhhhh.....Kursi Banggar aja 24 juta.........gaji berapa tahun mas Imam....sungguh keterlaluan pemerintahan kita ini......
      • Zulhamidi 3 bulan yang lalu
        hahahahaha...haha..wkwkwk......
    • markeso  •  3 bulan yang lalu
      Mulai buang sampah dg cara yang benar yuk!?
      Sesekali dalam seminggu kasih juga tip buat yang jaga kebersihan di rumah kita, termasuk pak tukang sampah. Salam Indonesia.
    • Abdul Khakam  •  3 bulan yang lalu
      kalau sudah diberitakan baru pada sibuk .........para wakil rakyat..... mana hasil studi banding selama ini .......... cuma kursi apa harus dari jerman
    • Iyoet Kurniawan  •  3 bulan yang lalu
      semoga orang - orang yang korupsi jadi terbuka matanya...
      • Pengguna Yahoo! 3 bulan yang lalu
        Perasaan udah terbuka deh matanya. Cuma hatinya udah mati ngliat ginian udah nggak ngaruh deh
    • funjoy ntyu lela  •  3 bulan yang lalu
      sangat terharu d an menginspirasi kehidupanku...
    • Fay  •  3 bulan yang lalu
      Saya pernah ngobrol dengan tukang sapu dan tukang sampah di jerman, mereka senang ketemu saya karena mereka bilang Indonesia itu sangat indah, setiap tahun mereka liburan ke Bali, coba kita bandingkan apa bisa tukang sampah di Indonesia liburan ke luar Negeri? Mulai sekarang mari kita tengok mereka kita peduli dan mari berbagi.
    • Jaros  •  3 bulan yang lalu
      kalian gk usah2 berkomentar, yang mau ngeliat udah buta semua....
    • Jaros  •  3 bulan yang lalu
      untuk temanku semua, kenapa kalian susah2 berkomentar, gk ada gunanya, siapa yang mau ngeliat komentar kalian. siapaaaaaa......apa kalian gk tahu? yang mau ngeliat udah buta semua......
      • Arini 3 bulan yang lalu
        Plg tdk kt msh berharap kl Tuhan mau membukakan pintu hati mrk yg buta.....
    • Mini  •  3 bulan yang lalu
      udah buta dan tuli wakil rakyat di negri ini,
    • Anis  •  3 bulan yang lalu
      hanya bisa menangis, indonesia gimana nie ???/ g malu ma AS n ngra lainya....
    • Wiyana  •  3 bulan yang lalu
      tukang sampah pekerjaan yang sangat mulia tapi orang ingris sok bersih / suci penjajah ambil hasil bumi negara lain coba lihat indonesia sangat cinta kebersihan dan kedamaian
    • Dwi Budi  •  3 bulan yang lalu
      Terharu dan malu....lihat berita ini, Bukan mau menyalahkan pemerintah tetapi ini lah buktinya kalau pola pemerintahan buta dan tuli dan perlu dikoreksi dah mulai mendengarkan keluhan rakyat, biar rakyat yang berbicara..media ayo terus bantu kita semua ...!! mencari yang tidak terlihat/terdengar oleh pemerintah. mulai dari sini kita bantu opini yang membangun..ingat.!!.orang seperti pak imam dan anak-anak terlantar....harus dipelihara oleh negara...sebab sistem yang berjalan dan siapa yang membuat sistem yah,,pemerintah..
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat