Liputan6.com, Purwakarta: Masjid Agung Baing Yusuf merupakan pusat penyebaran agama Islam di Kota Purwakarta, Jawa Barat. Masjid ini didirikan Syekh Baing Yusuf pada 1826. Syekh Baing Yusuf menyebarkan agama Islam di Purwakarta bersamaan dengan berdirinya Kota Purwakarta.
Meski sudah beberapa kali direnovasi, keaslian dari Masjid Agung Baing Yusuf tetap dijaga. "Kubah masjid dan empat tiang penyangganya masih asli," kata R.H Sanusi, pengurus DKM Masjid Aung Baing Yusuf Purwakarta, Ahad (22/7). Saat ini, Masjid Agung Baing Yusuf mampu menampung 3.000 jemaah.
Saat Ramadan seperti saat ini, sejumlah aktivitas khusus diadakan di masjid ini. Aktivitas itu antara lain salat tarawih, tadarus Alquran, serta pesantren Ramadan. Sementara pengajian khusus yang biasa dilakukan pada Senin, Selasa, dan Sabtu pagi diganti menjadi pengajian tadarus seusai salat tawarih.
Di belakang masjid ini terdapat makam Syekh Baing Yusuf. Biasanya, makam Sykeh Baing Yusuf ramai dikunjungi penziarah saat bulan Mulud, menjelang Ramadan, dan bulan Rajab. "Sekarang Masjid Agung menjadi wisata religi untuk Kota Purwakarta," ucap Sanusi.
Penziarah yang datang umumnya berasal dari luar Kota Purwakarta, paling banyak asal Banten. "Karena di daerah Banten, Syekh Yusuf mempunyai murid, yakni Syekh Nawawi Al-Bantani, yaitu Imam Besar Masjidil Haram," ucap Sanusi.(BOG)

