Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mencanangkan pencapaian Zona Integritas di Kementerian Kesehatan untuk menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang antara lain dapat diukur melalui pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK.
"Saya telah instruksikan ke seluruh aparatur kesehatan di pusat dan daerah agar bersama-sama membangun integritas pribadi dan organisasi di wilayah masing-masing agar Kementerian Kesehatan menjadi kementerian yang bersih, terbebas dari tindakan koruptif maupun nepotis," kata Menkes dalam acara pencanangan yang dilakukan di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu.
Zona integritas merupakan predikat yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan kepada kementerian/lembaga, provinsi, kabupaten atau kota yang pimpinnya dan jajarannya berkomitmen mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
Menkes mengatakan pencanangan itu adalah untuk melanjutkan upaya-upaya yang telah dilakukan di Kementerian Kesehatan seperti pengetatan perencanaan dan pengadaan barang/jasa melalui e-procurement.
"Sekarang semua lebih terbuka, lebih transparan sehingga mengecilkan kemungkinan untuk korupsi," ujar Menkes.
Hasil survei integritas oleh KPK menunjukkan Kementerian Kesehatan menduduki peringkat dua terbaik dari seluruh lembaga dan kementerian pusat sedangkan diantara daerah dan pusat, Kemenkes menduduki peringkat sembilan.
Meskipun demikian, Nafsiah mengakui bahwa akan dibutuhkan lebih banyak waktu untuk benar-benar mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi itu.
"Kita kan bekerja dengan manusia, jadi untuk membiasakan diri dengan disiplin dan keterbukaan butuh waktu dan harus terus menerus saling mengingatkan," katanya.
Dalam pencanangan itu, turut hadir Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Azwar Aboebakar, Wakil Ketua Ombudsman Azlaini Agus dan Kepala BPKP Mardiasmo.(ar)



Yahoo! OMG