Kenaikan BBM

Menkeu Australia Desak Pimpinan Eropa Lebih Berani

Sydney (AFP/ANTARA) – Menteri Keuangan Australia Wayne Swan menuduh para pemimpin Eropa masih belum bisa mengatasi krisis utang zona euro. Swan juga menyerukan kepada para pemimpin Eropa agar menunjukkan “keberanian politik” mereka.


Swan mengatakan bahwa “awan gelap” nampaknya kembali menyelimuti Eropa, setelah periode yang relatif tenang di pasar global. Swan juga mengritik para pemimpin di kawasan tersebut yang dianggapnya menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat terobosan.


“Dalam sebuah pola yang kini menjadi sangat familiar, politikus Eropa masih belum bisa mengatasi krisis, setelah gagal mengambil keuntungan dalam beberapa bulan yang relatif tenang,” kata Swan dalam sebuah konferensi Euromoney di Sydney.


“Tidak bisa dipungkiri bahwa Eropa akan menghadapi jalan panjang dan menyakitkan, dengan kemungkinan besar terjadi skenario berlanjutnya krisis dan ketidakstabilan.”


“Jika diungkapkan secara sederhana, yang dibutuhkan adalah keberanian politik. Para pemimpin dipilih untuk memimpin, dan itulah yang seharusnya dilakukan para pemimpin Eropa,” tambahnya.


Para pemimpin Eropa berada di bawah tekanan internasional untuk mengambil tindakan berani, karena kriris zona euro semakin mengancam prospek pertumbuhan global. Isu tersebut diperkirakan akan mendominasi pembicaraan G20, yang akan dilangsungkan pekan depan di Meksiko.


Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso pada Rabu memperingatkan tentang “momen penentuan bagi integrasi Eropa” dan mengatakan bahwa UE (Uni Eropa) sedang menghadapi sebuah masalah “darurat sosial,” karena berkembangnya penentang aksi penghematan.


Prancis telah memperingatkan Yunani kemungkinana mereka dapat dikeluarkan dari zona euro jika gagal mewujudkan komitmen bail out. (ai/pt)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.