Berburu Harta Luthfi

Menko Perekonomian Bahas Mobil Listrik Nasional

  • 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    Tempo
    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF melibatkan delapan bank nasional dan 14 bank pembangunan daerah dalam program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (KPR FLPP). Ini tercatat dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak hari ini, Rabu, 22 Mei 2013, di Hotel Le Meridien, Jakarta.

  • Menkeu: RAPBN-P 2013 untuk Jaga Stabilitas Makro

    Menkeu: RAPBN-P 2013 untuk Jaga Stabilitas Makro

    Antara
    Menkeu: RAPBN-P 2013 untuk Jaga Stabilitas Makro

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pemerintah mengajukan RAPBN-Perubahan 2013 untuk menjaga ketahanan perekonomian nasional dan stabilitas ekonomi makro karena sejumlah asumsi tidak lagi sesuai dengan kondisi riil. "Telah terjadi perubahan signifikan pada asumsi ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi, lifting migas dan nilai tukar yang menjauh dari kondisi saat ini," ujar Chatib dalam rapat kerja Badan Anggaran DPR dengan pemerintah di Jakarta, Rabu. ...

  • Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Antara
    Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan keputusan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsdi pada Juni 2013 masih menunggu keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Harga BBM naik per Juni 2013, karena rencananya memang per Juni, tapi tanggalnya nanti tergantung Presiden," katanya dalam rapat kerja Badan Anggaran DPR dengan pemerintah di Jakarta, Rabu. Chatib mengatakan kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa memanggil enam perguruan tinggi yaitu ITB, UI, UGM, ITS, Politeknik Manufaktur Bandung, dan menteri terkait untuk membahas program pembuatan mobil listrik nasional.

"Hari ini kami minta mereka (perguruan tinggi dan kementerian terkait) untuk menyampaikan laporan mengenai mobil listrik nasional," kata Hatta sebelum memimpin Rapat Koordinasi Soal Mobil Listrik Nasional di Kantor Kemenkoperekonomian, Jakarta, Senin.

Hadir dalam rapat tersebut rektor masing-masing perguruan tinggi dan Mendikbud, Menteri BUMN, Menristek, Menteri ESDM.

Hatta menjelaskan, rapat koordinasi tersebut membahas laporan tiga bulanan yang akan disampaikan perguruan tinggi tersebut terkait seberapa jauh pengembangan teknologi dan persiapan produksi.

Menurut Hatta, program pembuatan mobil listrik nasional sudah mendapat dukungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Sidang Kabinet di Yogyakarta pada Mei 2012.

Hatta menjelaskan, selain membahas pengembangan prototipe mobil listrik nasional, pemerintah juga akan memastikan kesiapan tiga hal pokok yaitu regulasi, insentif, dan kesiapan industri.

"Memproduksi mobil listrik nasional secara massal tidak sederhana. Dibutuhkan kesiapan semua aspek mulai dari regulasi, infrastruktur hingga industri," katanya.

Sementara itu Mendikbud M Nuh mengatakan, pertemuan ini merupakan yang ketigakalinya, setelah sebelumnya Presiden RI memanggil para rektor perguruan tinggi, dan pada sidang kabinet di Jogjakarta.

"Kemdikbud tugasnya penguatan riset dan pengembangan yang melibatkan LIPI dan BPPT. Kami juga melibatkan BUMN sepeti PT Industri Kerta Api (INKA), PT Dirgantara Indonesia, dan Lembaga Elektronika Nasional," ujar Nuh.

Nuh menambahkan, sesungguhnya sejumlah perguruan tinggi sudah memiliki basis mobil listrik.

"Saatnya sekarang bagaimana mengintegrasikan potensi-potensi tersebut dijadikan menjadi satu sebagai satu kekuatan besar dalam menciptakan mobil listrik yang dapat diproduksi dan diterima secara massal," tegas Nuh.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat