Menperin: 20 Pengusaha Berminat Bangun Pabrik Gula

  • Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf  

    Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf  

    Tempo
    Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf  

    TEMPO.CO, Depok - Keterlibatan Ahmad Fathanah, tersangka kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang, dengan banyak wanita membuat Sefti Sanustika, sang istri, kecewa. Sefti nyaris meninggalkan Fathanah karena perselingkuhannya. Toh, Sefti memilih memaafkan dan bertahan. (Baca: Dengar Pengakuan Maharani, Perasaan Sefti Hancur)

  • Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Tempo
    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    TEMPO.CO, Jakarta - Bahan bakar gas yang diperkenalkan sejak 25 tahun silam menjadi tidak populer lantaran pemberian subsidi pada bahan bakar minyak (BBM). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Edy Hermantoro, memperkirakan dari 35,5 juta standar kaki kubik (million standard cubic feet per day/mmscfd) atau 1.150 liter setara premium gas yang disediakan per hari, tak semuanya diserap.

  • Pengamat: Kementerian Pertanian Harus Limpahkan Riph FTZ

    Antara

    Batam (ANTARA) - Kementerian Pertanian harus melimpahkan kewenangan perizinan rekomendasi impor produk hortikultura untuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun ke Dewan FTZ, kata seorang pengamat. "FTZ tidak terkena kuota nasional. Menteri Pertanian tidak berhak mengatur daerah non-pabean," kata pengamat kawasan perdagangan bebas Harry Azhar Azis di Batam, Minggu. Dewan FTZ bersama Badan Pengusahaan Batam berupaya meminta pengalihan kewenangan penerbitan RIPH

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan sebanyak 20 pengusaha nasional menyatakan berminat untuk membangun pabrik gula.

"Saya mendapat komitmen dari sebanyak 20 pengusaha yang ingin mengembangkan pabrik gula di Tanah Air," kata Hidayat, usai mengikuti Sidang Kabinet Terbatas di Kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat.

Menurut Hidayat, permintaan para pemodal tersebut langsung direspons dengan berupaya mencarikan lahan seluas 400.000 ha.

"Realisasi penyediaan lahan diupayakan di wilayah Sumatera dan Sulawesi," ujarnya.

Meski demikian Hidayat tidak merinci lebih lanjut daftar nama pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di industri gulan.

Ia hanya menjelaskan, kepastian penyediaan lahan sudah diperoleh dari Badan Pertahanan Nasional (BPN).

"Tadi Kepala BPN sudah diminta Presiden untuk mencari lahan tersebut," ujarnya.

Swasembada gula merupakan target pemerintah yang dari waktu ke waktu sulit tercapai.

Menurut data Badan Litbang Kementerian Pertanian, konsumsi gula nasional melalui produksi gula yang bersumber dari areal tebu rakyat baru mencapai 252.166 ha, dan areal tebu swasta 198.131 ha.

Produksi gula nasional pada tahun 2011 mencapai 2.228.591 ton Gula Kristal Putih (GKP), sedangkan perkiraan produksi gula pada tahun 2012 akan mencapai 2.683.709 ton.

Berdasarkan roadmap swasembada gula, estimasi kebutuhan gula nasional pada 2014 mencapai 2.956.000 ton.

Sidang Kabinet Terbatas yang dihadiri sejumlah menteri ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini membahas rencana aksi dan program kerja pada tiga sektor yaitu industri, perdagangan dan investasi.

Khusus di sektor perindustrian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya mengatakan, sektor industri harus mampu membangkitkan sektor riil, membuka lapangan pekerjaan.

"Perindustrian bisa meningkatkan dan membangkitkan sektor riil. Membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan sebenarnya juga membangun masyarakat industri yang sangat penting bagi upaya besar bangsa kita menuju negara maju pada abad 21 ini," kata Presiden. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat