INILAH.COM, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan prihatin dengan suku bunga kredit untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang dinilai relatif masih tinggi.
"Yang diprihatinkan itu adalah suku bunga UKM yang relatif tinggi. Kalau suku bunga korporasi sudah rendah sekali. Kami bukan yang memiliki wewenang untuk menurunkan suku bunga," ujar Dahlan, Kamis (23/2/2012).
Lebih lanjut Dahlan menuturkan, pihaknya telah menghubungi Gubenur Bank Indonesia (BI) untuk membicarakan suku bunga UKM yang masih relatif tinggi tersebut. Menurutnya, kemungkinan perlu ada instrumen dan insentif lain agar bank bisa menurunkan suku bunga kepada UKM.
"Gubernur BI berjanji membicarakan ini,nanti setelah pak Darmin pulang dari Meksiko baru kita bicarakan ini," kata Dahlan. [hid]
Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan tidak memiliki kayakinan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Rudy Setyopurnomo, dapat menyelesaikan permasalahan, khususnya kerugian di BUMN penerbangan tersebut. "Saya tidak yakin dengan Pak Rudy ini bisa selesaikan kerugian Merpati yang tiap hari mencapai Rp2 miliar," kata Dahlan saat bincang-bincang di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin. Ia beralasan kerugian Merpati setiap harinya merupakan nilai yang besar, sehingga diperlukan …


Belum ada komentar