Perang Lawan Geng Motor

Menteri Meksiko Pertimbangkan Aplikasi Mobile Untuk Perangi Kejahatan

Thousand Oaks (AFP/ANTARA) – Menteri dalam negeri Meksiko pada Rabu mengatakan bahwa sebuah aplikasi perangkat lunak mobile dapat membantu menurunkan tingkat kejahatan terkait narkoba di negara itu.


Berbicara dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan raksasa pencarian Google di California, Alejandro Poire mengatakan bahwa pemerintah baru tersebut bertekad mendapatkan dukungan untuk mengatasi tindak kekerasan yang merajalela di Meksiko, dan teknologi dianggap dapat membantu mereka.


“95 juta orang di Meksiko saat ini memiliki sebuah ponsel sendiri. Ini adalah sebuah alat yang dapat membantu kami mendapatkan informasi, mendapatkannya dari gambar-gambar,” katanya dalam konferensi tersebut di Thousand Oaks, di barat laut Los Angeles.


“Bagaimana jika kami mengembangkan sistem yang menggunakan teknologi ini dan benar-benar menjangkau bukan hanya kepada orang-orang di call center, namun untuk para warga pengawas yang akan membantu kami memonitor tindak kriminal,” tanyanya.


“Kami mungkin bisa menghasilkan sebuah perangkat lunak yang sederhana, praktis, dan sangat mendasar yang akan memungkinkan kami untuk meningkatkan kemampuan dalam melaporkan tindak kejahatan kepada polisi.”


Poire, menteri dalam negeri kelima di Meksiko sejak 2006, mencatat bahwa tingkat pembunuhan di negara itu pada tahun lalu adalah sebanyak 22 kasus pembunuhan per 100.000 penduduk, hampir dua kali lebih tinggi dibandingkan delapan tahun lalu.


Mantan Presiden Meksiko Felipe Calderon menunjuk Poire sebagai kepala urusan dalam negeri pada November lalu, setelah pejabat sebelumnya, yaitu Francisco Blake, meninggal dalam sebuah kecelakaan helikopter. (ai/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.