Menteri Prancis Tingkatkan Perdagangan dengan Negara Berkembang

Paris (AFP/ANTARA) - Menteri Perdagangan eksternal Prancis yang baru, Nicole Bricq, mengatakan Kamis bahwa mencapai timbal balik dalam hubungan perdagangan internasional akan menjadi prioritas utama, terutama dengan negara berkembang.


"Dalam lembaga multilateral maupun dalam hubungan bilateral", kami harus "mempromosikan perdagangan yang setara dan adil, ditandai dengan hubungan timbal balik. Saya tegaskan itu dalam intervensi pertama," katanya kepada khalayak pameran dagang.


Bricq mengatakan timbal balik sangat penting dalam hubungan perdagangan global seraya menambahkan bahwa ia akan mengangkat hal itu segera dengan pemimpin Organisasi Perdagangan Dunia, Pascal Lamy.


Menteri baru, yang di-reshuffle dari portofolio lingkungan pekan lalu, kata timbal balik dalam kebijakan perdagangan harus ditingkatkan terus dengan negara-negara berkembang yang pasarnya "kadang-kadang kurang terbuka".


Bricq mengatakan perdagangan internasional Prancis menunjukkan hal yang "buruk" dan hal tersebut sudah semakin mendesak.


Perancis mencatat defisit perdagangan pada 2011 dari 70,104 miliar euro (sekitar Rp 828,83 triliun), berlawanan dengan surplus besar yang dialami negara dengan perekonomian terbesar zona euro, Jerman. (ia/mp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat