Riyadh (AFP/ANTARA) - Arab Saudi tidak dapat memastikan orang kedua dalam kepemimpinan Alqaida di Semenanjung Arab (AQAP) tewas dalam serangan tentara Yaman pada pekan lalu, kata surat kabar "Al-Riyadh" pada Minggu mengutip menteri luar negeri kerajaan itu.
Kerajaan itu belum memastikan Saeed al-Shehri, kelahiran Arab Saudi, tewas dalam serangan terhadap tersangka Alqaida oleh pasukan Yaman di Provinsi Hadramawt Timur, kata Menteri Dalam Negeri Pangeran Ahmed bin Abdul Aziz kepada harian setengah resmi itu.
Kementerian pertahanan Yaman mengumumkan pada 10 September bahwa Shehri tewas "dalam satu operasi penting oleh angkatan bersenjata" tetapi tidak menyebutkan kapan operasi tersebut berlangsung.
Pemerintah Yaman mengklaim pada beberapa kesempatan telah membunuh
tokoh terkemuka Alqaida dalam laporan yang kemudian terbukti salah.
Alqaeda belum mengkonfirmasi kematian Shehri itu.
Shehri dibebaskan dari penjara Guantanamo pada tahun 2007 dan diterbangkan ke Arab Saudi, tempat ia dimasukkan melalui program rehabilitasi.
Tetapi setelah menyelesaikan program, Shehri menghilang dan kemudian muncul kembali sebagai orang kedua di AQAP, yang telah berulang kali dijelaskan oleh para pejabat AS sebagai orang yang paling berbahaya di seluruh dunia yang berafiliasi pada jaringan gerilyawan itu. (ar)

