Penghargaan buat SBY

Menteri Tifatul Berpantun, Sebut Mari Pangestu

  • Dapat Bintang 4, Garuda Tambah Rute Baru

    Dapat Bintang 4, Garuda Tambah Rute Baru

    Tempo
    Dapat Bintang 4, Garuda Tambah Rute Baru

    TEMPO.CO , Jakarta:Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, mengatakan Garuda malah ingin terus berbenah ketika mendapatkan bintang 4 pada rating Skytrax. Salah satunya adalah penambahan rute dan pesawat baru. "Ada 24 unit pesawat baru tahun ini," ujar dia ketika dihubungi Tempo hari ini, Sabtu, 25 Mei 2013.

  • Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Tempo
    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Timur, Aripuddin, mengatakan PT Petro China menolak membantu bahan baku hasil gasnya untuk program pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Gas. Program ini digagas Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola.

  • Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Tempo
    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    TEMPO.CO, Jakarta -Konsultan periset maskapai penerbangan, Skytrax merilis rating 20 maskapai terburuk di dunia. Salah satu yang masuk dalam daftar itu adalah maskapai penerbangan Indonesia, Merpati Nusantara Airlines.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, kembali membaca pantun dalam kata sambutannya. Kali ini ia menyebut nama Mari Pangestu dalam pantunnya. "Mari Pangestu jualan sirih, cukup segitu dan terima kasih," ujarnya menutup kata sambutan pada acara "Gelar Informasi dan Komunikasi Penyuluhan Perikanan" di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis, 29 November 2012. Seisi ruangan pun tertawa mendengar kalimat tersebut.

Dalam sambutan tersebut, Tifatul menyarankan Kementerian Kelautan dan Perikanan membekali para penyuluh kelautan dan perikanan dengan iPad. Menurut dia, teknologi tersebut akan memberi nilai tambah terhadap produksi para nelayan. Ia menjelaskan, saat ini nelayan di negara maju bukan hanya mencari ikan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebut tahun ini ada 8.000 tenaga penyuluh di Indonesia. "Pada 2013, kualitas tenaga penyuluh akan ditingkatkan menjadi 10.000 orang," kata Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi, Indra Sakti. Ia menuturkan, penyuluh perikanan berperan dalam rekayasa teknik dan sosial, untuk percepatan pembangunan industri kelautan dan perikanan.

Mereka, kata Tifatul, bisa mencari ikan sekaligus menentukan jenis ikan yang ditangkap. Ia menuturkan, jika memiliki "gadget" seperti iPad, para nelayan dapat mengetahui harga pasaran ikan di luar negeri seperti Hongkong. Sehingga, kata dia, para nelayan bisa memilih tujuan ekspor.

Ia pun menyampaikan kondisi para nelayan di kampung halamannya. Di sana, para nelayan hanya melaut sampai sejauh enam mil. "Ketika ditanya, mereka menjawab, "Pak Tif, ini saja tidak habis dimakan"."

MARIA YUNIAR

Berita Terpopuler:

Seperti Apa Panasnya Rapat Jokowi-Ahok soal MRT?  

Hina Gus Dur, Sutan Bhatoegana Dimarahi Mahasiswa 

Soal Tendangan Bebas Indahnya, Ini Jawaban Andik 

Jokowi Pulang Nebeng Mobil Wali Kota 

Kicauan Para Artis Tentang Gol Spektakuler Andik 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat