Perang Lawan Geng Motor

Menu Buka Puasa yang Disajikan Obama

TEMPO.CO, Jakarta - Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menggelar jamuan buka puasa bersama untuk undangan warga muslim di Gedung Putih, Jumat malam, 11 Agustus 2012. Berikut ini adalah menu yang disediakan:

- Kitchen Garden Chopped Summer Salad (sejenis salad)

- Tarragon Dressing (sejenis sayuran)

- Spiced Lavash (sejenis roti tipis pedas)

- Thyme-roasted Natural Chicken (ayam panggang)

- Sunchoke Puree (sup sayur)

- Farmstand Vegetable Ratatouille (semacam sayuran yang direbus)

- Vanilla Peach Sesame Halvah Crunch (makanan berbahan dasar buah persik)

- Green Apple Lime Granita (sejenis minuman dari apel)

Acara buka puasa ini digelar di Ruang Makan Gedung Putih. Ini merupakan buka puasa bersama keempat yang digelar Obama. Acara ini meneruskan tradisi yang dimulai sejak Presiden Bill Clinton dan dilanjutkan Presiden George W Bush.

Dalam sambutannya, Obama mengatakan serangan terhadap kelompok agama tertentu di Amerika merupakan serangan terhadap kebebasan seluruh warga Amerika. Dan serangan itu tidak boleh terjadi di Amerika.

»Warga Amerika tidak boleh takut akan keamanannya saat beribadah,” ujar Obama. »Setiap warga Amerika berhak beribadah secara terbuka dan bebas sesuai kepercayaan mereka masing-masing.”

Obama juga memuji keberanian yang ditunjukkan muslim perempuan saat pergolakan di Arab atau Arab Spring beberapa waktu lalu di Libya, Tunisia, dan Mesir.

CNN| TSE

Berita lain:

Rhoma Irama Ancam Penyebar Ceramahnya

Rhoma Irama Dicekal MNC Grup?

Lolos Uji Emisi, Mobil Esemka Siap Produksi

Konflik PSSI Memanas Lagi

Korban Pemukulan Jelambar Bukan Pendukung Foke

Panwaslu Lindungi Pelapor dari Gugatan Rhoma

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat