Kairo (AFP/ANTARA) - Presiden Sudan Omar al-Bashir, yang dicari oleh Pengadilan Pidana Internasional, berada di Kairo pada Minggu untuk pembicaraan dengan Presiden Mohamed Morsi, ujar kantor kepresidenan.
Seorang pejabat bandara mengatakan Bashir diperkirakan akan tiba di ibu kota Mesir sore.
Kunjungan selama dua hari tersebut merupakan kunjungan pertama kalinya ke Mesir sejak pemilihan Morsi Islam di Juni, menyusul pemberontakan rakyat pada tahun lalu yang menggulingkan Hosni Mubarak.
Baik Mesir dan Sudan sama-sama menderita dari aksi protes dengan kekerasan yang dipicu oleh sebuah film, yang diproduksi di Amerika Serikat, yang mengolok-olok Islam dan Nabi Muhammad.
Menjelang perjalanan Bashir, Amnesty International meminta Mesir untuk menarik undangan kepada pemimpin Sudan itu "dan menangkapnya jika ia melakukan perjalanan ke Kairo."
"Jika Mesir menyambut Omar al-Bashir itu akan menjadi tempat yang aman bagi pelaku genosida," kata Marek Marczynski, Manajer Amnesty International Justice Research, Policy dan Campaign.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan dua surat perintah penangkapan pada 2009 dan 2010 terhadap Bashir, yang dituduh melakukan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah barat Sudan, Darfur. (yg/ik)


Yahoo! OMG