Washington (AFP/ANTARA) – Secret Service Amerika Serikat pada Kamis mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki seorang petugas polisi di Washington, setelah ia diduga melakukan ancaman pembunuhan terhadap Ibu Negara, Michelle Obama.
“Kami menyadari insiden itu terjadi, dan kami akan melakukan penyelidikan,” kata juru bicara Edwin Donovan kepada AFP, setelah surat kabar The Washington Post pertama kali melaporkan insiden tersebut.
Menurut surat kabar itu, petugas polisi tersebut, yang bekerja sebagai pengawal bersepeda motor untuk barikade motor resmi di Washington, mengancam akan menembak Obama, dan menunjukkan sebuah gambar senjata di ponselnya, yang ia katakan akan digunakan untuk menembak ibu negara tersebut.
Washington Post mengatakan bahwa kepolisian Washington memindahkan petugas itu ke bagian administratif dan melaporkan insiden itu kepada Secret Service, yang bertugas melindungi presiden Amerika dan keluarganya.
“Kami menerima laporan bahwa komentar-komentar yang tidak pantas telah dilontarkan. Kami sedang menyelidiki tujuan dari komentar-komentar itu,” kata juru bicara Gwendolyn Crump kepada The Washington Post, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Pihak Ibu Michelle Obama tidak segera mengomentari laporan tersebut.(ai/pt)


