Berburu Harta Luthfi

Minyak "Rebound" Setelah Fed Perkirakan Pertumbuhan AS Naik

  • 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    Tempo
    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF melibatkan delapan bank nasional dan 14 bank pembangunan daerah dalam program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (KPR FLPP). Ini tercatat dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak hari ini, Rabu, 22 Mei 2013, di Hotel Le Meridien, Jakarta.

  • Dari Mana Kekayaan Manchester United?

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Juara di lapangan hijau, berjaya pula dalam pembukuan. Inilah nasib baik yang diterima klub sepakbola kebanggaan Inggris, Manchester United. Selain bertengger di papan atas Liga Primer, klub yang punya panggilan kesayangan MU ini menjadi kesebelasan terkaya di Inggris. Dari mana sumber kekayaan MU?BBC mengabarkan, MU meraup duit £ 60,8 juta atau sekitar Rp 900 miliar dari hak siar televisi selama musim kompetisi 2012-2013. Pendapatan ini didapat dari 25 siaran langsung

  • Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Tempo
    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri menyiapkan dua langkah untuk meredam inflasi. Langkah ini diambil menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

New York (AFP/ANTARA) - Harga minyak "rebound" (berbalik naik) dari penurunan awal pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve AS memperkirakan sebuah kenaikan dalam pertumbuhan ekonomi di negara konsumen minyak terbesar di dunia itu.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni, ditutup pada 104,12 dolar AS per barel, naik 57 sen dari Selasa.

Di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Juni naik 96 sen menjadi menetap pada 119,12 dolar AS per barel.

Harga minyak lebih rendah pada awal perdagangan, didorong oleh laporan persediaan minyak bumi Departemen Energi AS yang "bearish" (lesu), di mana stok minyak mentah sekali lagi melebihi perkiraan.

Departemen melaporkan stok minyak mentah negara itu naik empat

juta barel minggu lalu, sebagian besar analis telah memperkirakan kenaikan jauh lebih kecil hanya 1,9 juta barel.

Selama empat minggu terakhir, persediaan minyak mentah telah bertambah 23 juta barel, menunjukkan mengendurnya permintaan energi di ekonomi terbesar itu.

Para pedagang mengatakan, harga minyak juga diperlemah oleh anjloknya pesanan baru AS untuk barang tahan lama di tengah penurunan tajam dalam pesanan pesawat komersial.

Namun harga kemudian "rebound" pada perdagangan sore dipicu oleh laporan agak "bullish" (bergairah) dari The Fed.

Menutup pertemuan dua hari di Washington, pembuat kebijakan bank sentral mempertahankan suku bunga utama bank mendekati nol, memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi akan tetap moderat selama kuartal mendatang dan kemudian "meningkat secara bertahap."


"Ketika mereka (pembuat kebijakan Fed) mengatakan mereka mencari pertumbuhan menjadi secara bertahap meningkat, itu memberikan prospek yang lebih baik untuk pertumbuhan permintaan (minyak)," kata David Bouckhout di TD Securities. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat