Mudik Menggunakan Transportasi Resmi

Liputan6.com, Padang: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatra Barat mengimbau calon penumpang agar menggunakan jasa transportasi umum resmi untuk mudik Lebaran 1433 H.

"Calon pemudik harus selektif memilih transportasi yang akan digunakan untuk mudik dan jangan mengambil risiko dengan menyewa angkutan yang beroperasi secara liar. Karena bisa membahayakan keselamatan," kata Ketua Organda Sumatra Barat, Sengaja Budi Syukur di Padang, Jumat (3/8).

Menurut dia, angkutan yang beroperasi secara liar belum tentu aman digunakan karena tidak ada jaminan kendaraan tersebut lolos uji kelaikan dan sopir yang mengendarainya belum tentu berpengalaman. "Calon penumpang sebaiknya menggunakan angkutan resmi karena telah teruji kelaikannya dan sopir yang mengendarainya juga memiliki SIM umum," kata Budi.

Mudik dengan menggunakan angkutan darat masih menjadi pilihan utama oleh sejumlah masyarakat di Sumatra Barat. "Jika masyarakat tidak terburu-buru, mereka (calon penumpang) pasti lebih memilih naik bus daripada pesawat," katanya.

Sementara itu, pada 2012 ini, ia mengatakan sedikitnya 2.454 unit armada transportasi darat telah disiapkan untuk mengangkut pemudik. Sebanyak 1.927 unit di antaranya merupakan angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dan 527 unit lagi angkutan kota antarprovinsi (AKAP). "Semuanya dalam kondisi prima dan siap digunakan mengangkut para pemudik," lanjutnya.

Organda Sumbar juga telah menginstruksikan pemilik dan pengusaha armada bus di wilayahnya masing-masing agar secara rutin dan serius melakukan proses pengecekan kelaikan. "Armada itu juga tidak luput dari proses uji KIR agar semuanya beroperasi maksimal sehingga membuat kenyamanan penumpang," ungkapnya. (ANT/FRD)