Mulai Mei, Mobil Mewah Dilarang Konsumsi Premium

Liputan6.com, Jakarta: Pemilik mobil mewah dilarang membeli premium mulai Mei mendatang. Pemerintah akan mengeluarkan peraturan yang melarang mobil dengan kapasitas mesin tertentu menggunakan bensin bersubsidi ini. 

 

Hingga kini, masih banyak mobil mewah yang diisi premium. "Saya enggak ngerti, cuma disuruh doang," ujar seorang pengendara Toyota Camry di Stasiun Pengisian Bahan Bakar di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/4).

 

Pemerintah harus mengendalikan pemakaian premium agar tak melebihi jatah tahun ini sebesar 40 juta kiloliter. Rencananya, larangan ini baru akan dilakukan di Jawa dan Bali. Meski waktunya sudah dekat, pengelola SPBU belum pernah mendapat sosialisasi dari Pertamina dan pemerintah.

 

"Masih banyak mobil-mobil mewah yang masih diisi dengan premium. Saya mohon jika dibikin kebijakan, harus ada sosialisasi, baik dari pemerintah dan Pertamina," ujar Manajer SPBU Suratmin .

 

Pengamat migas, Kurtubi, mengatakan pemerintah harus serius mengatasi lonjakan subsidi dengan secepatnya beralih menggunakan gas. Pembatasan atau larangan tidak efektif mengurangai tekanan subsidi. (ASW/YUS)