Kabut Asap

Napi Lapas Pontianak Ngamuk Tolak Tes Urine

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Novi Saputra dan Nasaruddin

TRIBUNNEWS.COM, KUBU RAYA - Kerusuhan pecah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (18/8/2012).

Dari dalam tahanan lapas yang berlokasi di Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, terjadi lemparan batu.

Napi sempat menjebol satu lapis dinding lapas dari dalam. Sementara, petugas sipir berjaga-jaga mengelilingi lapas dari luar dengan membawa senjata api.

Sekitar setengah jam kemudian, sebanyak 15 anggota Satuan Brimob Polda Kalbar tiba di lapas. Kedatangan anggota Brimob ditunggu petugas lapas, yang kewalahan menertibkan para narapidana (napi).

Ketegangan sat ini belum mereda. Namun, sudah tidak ada lagi lemparan batu. Dari dalam lapas, terdengar teriakan napi yang meminta agar Kalapas Sunarto diganti.

Tak hanya polisi, petugas lapas juga menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran dari BPK Siaga.

Informasi yang diterima Tribun menyebutkan, napi berusaha membakar aula. Kerusugan diduga karena para napi menolak dites urine.

Kalapas Sunarto hingga kini belum bisa dimintai informasi. Saat mencoba ke dalam, dia menyatakan belum bisa.

"Jangan ambil gambar," hanya itu yang dikatakan Suanrto.

Pintu depan pun langsung ditutup sipir jaga. Kini, kondisi mulai mereda. Tak ada lagi lemparan batu dan teriakan-teriakan. Brimob sudah ditarik, namun petugas lapas masih tetap berjaga. (*)

BACA JUGA

  • Harga Daging Sapi di Supermarket Lebih Murah 
  • Nama-nama Korban Kecelakaan Maut Bus Vs Minibus L300 
  • Warga Potong Body Mobil Guna Evakuasi Korban 
  • Premium Habis di Dua SPBU Jalur Nagrek
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat