Neneng Bisa Bongkar Skandal Suap Elite Demokrat

TEMPO.CO, Jakarta - Tertangkapnya Neneng Sri Wahyuni oleh Komisi Pemberantasan Korupsi diharapkan bisa mengungkap berbagai tudingan korupsi terhadap elite Partai Demokrat. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Demokrat Ruhut Sitompul, pemeriksaan tersangka suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Kementerian Tenaga Kerja itu menjadi pintu masuk untuk mengungkap kasus korupsi yang diduga menyeret segelintir kader Demokrat.

"Neneng harus membuka semua biar kasus ini terang-benderang," kata Ruhut, Kamis 14 Juni 2012 kemarin.

KPK menetapkan Neneng sebagai tersangka kasus pembangkit listrik tenaga surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi karena diduga menerima aliran duit proyek pada tahun anggaran 2008 itu. Neneng dan suaminya, M. Nazaruddin, diduga mendapat fee Rp 2,2 miliar dari proyek senilai Rp 8,9 miliar itu. Nazaruddin, yang divonis 4 tahun 10 bulan penjara dalam kasus suap Wisma Atlet, beberapa kali mengungkap adanya komisi yang diduga dinikmati Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum dan sejumlah kader Demokrat lainnya. Misalnya, fee Rp 50 miliar dari proyek Hambalang yang digunakan untuk pemenangan Anas dalam Kongres Demokrat 2010.

Ruhut mengatakan, kesaksian Neneng akan melengkapi keterangan suaminya, Nazaruddin, yang juga Bendahara Umum Demokrat. Dengan tertangkapnya Neneng, kata Ruhut lagi, KPK memiliki dua alat bukti untuk mengungkap benar-tidaknya tudingan itu, yakni kesaksian Neneng dan dokumen yang dimilikinya. ”Semoga badai Demokrat segera berlalu.”

Ketua Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat I Gde Pasek Suardika juga berharap Neneng membuka kasus ini. ”Buka saja, agar semua tahu mana yang benar dan yang salah,” ujar anggota DPR dari Demokrat ini. Dia mengatakan Demokrat tidak khawatir dengan tertangkapnya Neneng di rumahnya di Pejaten, Jakarta, Rabu 13 Juni 2012 lalu.

Adapun Firman Wijaya, pengacara Anas, juga meminta KPK membuka pemeriksaan Neneng dalam kasus tersebut. Dia tidak gentar terhadap tudingan yang ditujukan kepada kliennya. ”Ungkap saja semua. Anas tidak akan tersudut,” ujarnya.

IRA GUSLINA | ISTMAN MP | SUKMA

Berita Populer:

Lebih Jauh tentang Neneng Sri Wahyuni

Diperiksa 23 Jam, Neneng Dicecar Pertanyaan Buron

Neneng Siap Buka-bukaan

Neneng Diintai dari Malaysia

Kemana Saja Neneng Selama Pelarian?

Akhir Pelarian Neneng

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat