Niat Bisnis Kerupuk Ramadan Kandas di Bawah Roda Truk

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Isfiansyah
 
TRIBUNNEWS.COM, KUBU RAYA - Umi, warga Jl Putri Candramidi syok dan tak kuasa menahan tangis ketika melihat jenazah Iin Nuryana (26) yang merupakan adik sepupunya tewas di jalan raya, Selasa (2/8/2011). Korban yang merupakan warga Jl Sungai Raya Dalam, Komplek Tanjungpura Permai tewas terlindas truk pengangkut kayu di Jl Alianyang atau depan Makodam XII Tanjungpura, Kecamatan Kubu Raya.

Sekitar pukul 10.45 WIB korban rencananya hendak bertemu saudara sepupunya di Jl Putri Dara Hitam tersebut tewas di tempat dengan kondisi luka parah di kepala akibat terlindas truk.

Keterangan warga di lokasi kejadian, kecelakaan maut tersebut terjadi ketika korban dari arah Tol Kapuas II menuju Jl A Yani II menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125 KB 2209 QL.
Tepat di tikungan tidak jauh dari Makodam sepeda motor yang dikendarai korban tersenggol truk nomor polisi KB 9153 P yang mengangkut kayu dari arah yang sama.

Korbanpun tidak dapat menghindar hingga akhirnya korban terlindas truk dan meninggal. Menurut Agus, seorang saksi mata, saat kejadian ia duduk di warung kopi tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat sedang istirahat tiba-tiba ia melihat kerumunan warga dan melihat kondisi korban sudah berada di bawah truk.

"Saya lihat sudah ada truk dan sepeda motor dan korban sudah tewas di bawah truk," ungkapnya.

Kondisi TKP sempat membuat jalan tersebut macet. Warga yang melintas di jalan tersebut berbondong-bondong mendekati tempat kejadian untuk melihat kondisi korban. Sementara itu supir truk tidak terlihat dan melarikan diri meninggalkan korban dalam keadaan tak bernyawa.
Korban yang tewas di tempat tersebut dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar oleh petugas kepolisian. Saat tiba di RS Bhayangkara tampak Umi kakak sepupu korban tidak menyangka adiknya akan meninggal karena kecelakaan.

"Saya sendiri tidak memiliki firasat apa pun sebelum kepergian korban. Tidak biasanya saya menelepon dia tadi pagi lumayan lama. Sebab, saya janjian dengannya dan menunggu lama saya telepon ternyata dapat kabar dia sudah di rumah sakit dan meninggal," ungkap Umi yang terlihat pucat dan menangis melihat kondisi korban.

Menurut Umi, ia dan korban berjanji akan bertemu membicarakan bisnis kerupuk yang akan dijual bulan Ramadan.  

"Almarhumah mau ikut jualan tadi rencananya kami janjian ketemuan di Jl Putri Dara Hitam. Saya juga tidak tahu kejadiannya bisa seperti ini. Ia punya satu anak masih kecil belum dua tahun umurnya dan suami yang saat ini bekerja di Sintang. " ungkap Umi lirih.

Amankan Sopir Truk

Kasatlantas Polresta Pontianak, Kompol Boy Samola, mengatakan pihaknya sudah mengamankan pengemudi truk. Sopir tersebut sudah dilakukan pemeriksaan terkait kejadian yang mengakibatkan korban tewas.

Terkait dengan kejadian ini, Kasatlantas mengimbau kepada pengguna kedaraan untuk waspada saat berkendaran dan berhati-hati di jalan raya serta selalu mematuhi peraturan dengan tertib berlalu lintas saat berada di jalan.

Data Dirlantas Polda Kalbar menyebutkan hingga Juni 2011 jumlah laka lantas mengalami kenaikan. Untuk tahun 2010 laka lantas tercatat meninggal 16 orang, luka berat 14 orang, dan luka ringan 17 orang. Sedangkan 2011 laka lantas tercatat meninggal 26 orang, luka berat 25 orang dan luka ringan 26 orang. Laka lantas terbanyak di daerah Sambas dengan korban sembilan orang, Pontianak ada delapan orang, dan Sanggau tujuh orang.

Kompol Boy Samola mengatakan, satu di antara faktor utama kecelakaan biasanya karena kurangnya kesadaran masyrakat, sehingga banyak terjadi kecelakaan. Jalan lebar dan sepi sekali pun kalau mengendaranya tidak benar dan kebut-kebutan tetap saja akan terjadi kecelakaan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat