INILAH.COM, Jakarta -- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (19/12/2012) diprediksi melemah tipis. Selain faktor AS dan Jepang, pasar masuki nuansa libur.
Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, pasar tidak akan melihat pergerakan rupiah yang signifikan. Sebab, volume perdagangan di pasar cenderung tipis akibat momentum saat ini yang sudah memasuki nuansa libur akhir tahun 2012.
"Karena itu, rupiah cenderung melemah terbatas dalam kisaran 9.640/9.670 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM. Dari sisi sentimen, lanjut dia, Rabu ini masih minim agenda yang bisa berpengaruh signifikan ke pasar. "Tapi, sentimen masih cenderung negatif bagi rupiah," ujarnya.
Semalam dirilis data neraca berjalan AS (current account) yang defisitnya sudah diprediksi berkurang dari minus US$117 miliar menjadi minus US$105 miliar untuk Oktober 2012. "Kondisi ini bisa menjadi sentimen positif bagi dolar AS," ungkap Firman.
Selain itu, neraca perdagangan Jepang yang dirilis Rabu ini juga sudah diprediksi masih negatif. Sebab, angkanya sudah diprediksi meningkat menjadi 81 triliun yen dari 62 triliun yen sehingga jadi sentimen negatif bagi mata uang regional Asia termasuk rupiah.
Tapi, pelemahan rupiah juga akan terbatas karena sentimen dari regional juga cenderung wait and see. Sebab, hari ini akan dilangsungkan pemilu presiden di Korea Selatan sehingga pasar cenderung wait and see di sesi Asia.
Menurut dia, pasar perlu melihat siapa yang akan menjadi presiden dan apakah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat untuk kawasan Asia pada umumnya. Korea Selatan merupakan negara besar ke-10 di dunia secara ekonomi. "Apalagi, Korea Selatan juga merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia. Jadi, Korea memberikan sentimen ke pasar," imbuhnya.
Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS
TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Timur, Aripuddin, mengatakan PT Petro China menolak membantu bahan baku hasil gasnya untuk program pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Gas. Program ini digagas Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola.


