Penghargaan buat SBY

OCBC NISP Kucurkan Kredit Rp 42,4 Miliar

  • Bank Mandiri Luncurkan Gelang e-Money

    Bank Mandiri Luncurkan Gelang e-Money

    Antara
    Bank Mandiri Luncurkan Gelang e-Money

    Jakarta (ANTARA) - Perseroan Terbatas Bank Mandiri Tbk meluncurkan gelang e-money untuk memperkuat basis nasabah kalangan muda dengan mendorong peningkatan transaksi melalui fitur tersebut.Dari siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Minggu, menyebutkan peluncuran gelang e-money dilakukan Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin yang didampingi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi dan Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri Hery Gunardi. ...

  • Dapat Bintang 4, Garuda Tambah Rute Baru

    Dapat Bintang 4, Garuda Tambah Rute Baru

    Tempo
    Dapat Bintang 4, Garuda Tambah Rute Baru

    TEMPO.CO , Jakarta:Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, mengatakan Garuda malah ingin terus berbenah ketika mendapatkan bintang 4 pada rating Skytrax. Salah satunya adalah penambahan rute dan pesawat baru. "Ada 24 unit pesawat baru tahun ini," ujar dia ketika dihubungi Tempo hari ini, Sabtu, 25 Mei 2013.

  • PT Darco Ancam Hentikan Pasokan Air PDAM

    Antara

    Pangkalpinang (ANTARA) - PT Darco Bangka Belitung Water mengancam menghentikan pasokan air ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Pangkalpinang jika badan usaha milik daerah itu tidak juga melunasi tunggakan yang mencapai Rp9,5 miliar per April 2013."Pada 21 Mei 2013 kami sudah melayangkan SP-3 (surat peringatan ketiga) ke PDAM Tirta Dharma sebagai peringatan terakhir. Jika tetap tidak digubris kami akan menghentikan produksi dan suplai air ke jaringan pipa PDAM mulai 31 Mei

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Tren kinerja positif selama periode Januari-Maret 2012 ditorehkan OCBC NISP. Pada periode tersebut, lembaga perbankan yang berdiri di Kota Bandung pada 1941 itu menunjukkan peningkatan aset, kredit, dana pihak ketiga (DPK), dan laba.

"Total asset kami pada triwulan pertama tahun ini tumbuh menjadi Rp 63,1 triliun. Artinya, terjadi pertumbuhan aset sebesar 32 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, aset kami bernilai Rp 47,8 triliun," kata Presiden Direktur dan CEO OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, saat dihubungi Tribun, Selasa (8/5/2012).

Parwati mengemukakan, kenaikan likuiditas kredit pun sangat positif. Total nilai kredit selama tiga bulan pertama 2012 mencapai Rp 42,4 miliar. Pencapaian tersebut, lebih besar 38 persen daripada realisasi periode yang sama 2011, yang nilainya Rp 30,8 triliun.

Kenaikan likuiditas yang melebihi 30 persen tersebut, lanjutnya, diimbangi oleh rasio kredit bermasalah (nonperformace loans-NPL). OCBC NISP selama Januari-Maret 2012, berhasil mencatat NPL sebesar 0,53 persen. "Angka itu jauh di bawah ketentuan Bank Indonesia, yaitu 5 persen," ujar Parwati.

Rasio-rasio lainnya pun, semisal rasio kecukupan modal (Capital Adequated Ratio-CAR), juga terjaga, yaitu sebesar 16,08 persen. Lalu, Net Interest Margin (NIM) sebesar 4,37 persen. "Begitu pula dengan ROE (Return of  Equity) sejumlah 12,44 persen, dan Return of Asset (ROA) sebanyak 1,75 persen," cetusnya.

Total laba yang diraih OCBC NISP selama Januari-Maret 2012 mencapai Rp 201 miliar. "Periode yang sama tahun lalu, laba bersih kami sejumlah Rp 146 miliar. Ini berarti, laba kami tumbuh 38 persen," ujarnya.(Tribun Jabar/Erwin)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat