Berburu Harta Luthfi

OECD: Proteksi Impor Hambat Daya Saing Pertanian

  • 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    Tempo
    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF melibatkan delapan bank nasional dan 14 bank pembangunan daerah dalam program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (KPR FLPP). Ini tercatat dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak hari ini, Rabu, 22 Mei 2013, di Hotel Le Meridien, Jakarta.

  • Dari Mana Kekayaan Manchester United?

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Juara di lapangan hijau, berjaya pula dalam pembukuan. Inilah nasib baik yang diterima klub sepakbola kebanggaan Inggris, Manchester United. Selain bertengger di papan atas Liga Primer, klub yang punya panggilan kesayangan MU ini menjadi kesebelasan terkaya di Inggris. Dari mana sumber kekayaan MU?BBC mengabarkan, MU meraup duit £ 60,8 juta atau sekitar Rp 900 miliar dari hak siar televisi selama musim kompetisi 2012-2013. Pendapatan ini didapat dari 25 siaran langsung

  • Menkeu: RAPBN-P 2013 untuk Jaga Stabilitas Makro

    Menkeu: RAPBN-P 2013 untuk Jaga Stabilitas Makro

    Antara
    Menkeu: RAPBN-P 2013 untuk Jaga Stabilitas Makro

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pemerintah mengajukan RAPBN-Perubahan 2013 untuk menjaga ketahanan perekonomian nasional dan stabilitas ekonomi makro karena sejumlah asumsi tidak lagi sesuai dengan kondisi riil. "Telah terjadi perubahan signifikan pada asumsi ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi, lifting migas dan nilai tukar yang menjauh dari kondisi saat ini," ujar Chatib dalam rapat kerja Badan Anggaran DPR dengan pemerintah di Jakarta, Rabu. ...

Jakarta (ANTARA) - Organisation for Economic Cooperation and Development mengatakan kebijakan proteksi impor Indonesia menghambat daya saing sektor pertanian dan membatasi pertumbuhan produktivitas pertanian Indonesia.

"Dimungkinkan kemajuan lebih lanjut menuju arah peningkatan penghasilan dan akses pangan bagi banyak rumah tangga tani," kata Direktur Perdagangan dan Pertanian OECD, Ken Ash di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan, diversifikasi produksi padi dengan komoditas bernilai tinggi seperti tanaman buah dan sayuran serta tanaman perkebunan telah berkontribusi pada peningkatan penghasilan dan akses pangan bagi banyak rumah tangga tani.

Dalam laporan yang diberikan OECD kepada Kementerian Pertanian itu disebutkan Indonesia dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional dengan memfasilitasi penanaman modal pertanian yang lebih tinggi dan membuka lebih luas pasar produk pertanian dalam perdagangan internasional.

Indonesia menurut OECD, perlu mereformasi skema subsidi input dan bantuan pangan serta mulai meninggalkan tujuan swasembada pangan.

Dalam laporan itu disebutkan, upaya mendorong penanaman modal swasta yang berkelanjutan pada sektor pertanian merupakan hal penting guna meningkatkan pertumbuhan sektor pertanian. Selain itu, perlu memaksimalkan manfaat pembangunan dari sektor pertanian yang kuat dan mencapai ketahanan pangan.

Staf Ahli Menteri Bidang Kerjasama Internasional, Tahlim Sudaryanto mengatakan dari laporan OECD ini dapat diketahui dua hal penting, yaitu Indonesia mengetahui pandangan lembaga internasional mengenai skema kebijakan yang sedang kami lakukan.

"Kedua, laporan ini akan didistribusikan ke berbagai kalangan untuk menjadi referensi terkait dengan sektor pertanian," ujar Staf Ahli Menteri Bidang Kerjasama Internasional, Tahlim Sudaryanto.

Menurut dia, laporan itu menjadi rekomendasi dari berbagai kebijakan yang diambil Kementerian Pertanian seperti swasembada pangan, pupuk dan investasi pertanian.

Tahlim mengatakan laporan OECD itu akan dikaji lebih lanjut, karena Kementan memiliki argumen tersendiri dalam menjalankan kebijakannya. "Tentu kami punya argumen sendiri, terkait risiko fluktuasi dan ketidakmenentuan pasar internasional serta konsekuensi dalam biaya," katanya. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat